Bertahan Karena Cinta atau Hanya Karena Harus?

sumber gambar: stamieandtracy.com
Cinta tidak melulu tentang sebuah hubungan yang bahagia, ada luka, ada sakit hati, ada kecewa dan ada berbagai varian rasa yang bertolak belakang dengan bahagia. Benar kata banyak orang bahwa masa pendekatan jauh lebih indah daripada ketika sudah saling memiliki, kenapa? Karena saat pendekatan, segala macam cara dilakukan untuk menarik perhatian si dia, banyak hal dikorbankan hanya untuk membuat si dia bahagia. Dan hal tersebut terasa indah.

Namun, ketika sudah saling memiliki perlahan banyak hal yang memudar. Untuk membuat bahagia tak lagi seperti dulu, untuk menarik perhatian tak lagi segencar dulu. Ada apa? Sudah merasa amankah karena sudah mendapatkannya? Apakah itu esensi perjuangan cinta selama ini?

Bertahan dengan pasangan hanya karena sebuah keharusan, bukan lagi karena cinta. Namun, belum terlambat untuk memperbaiki, belum terlambat untuk berubah, belum terlambat untuk mewarnai kembali hubungan yang bahagia. Pikirkan saat-saat berjuang untuk mendapatkannya, pikirkan hal itu hingga kadar cinta kembali merekah dan bertambah.

Mulai berpikir bahwa untuk bertahan bertahun-tahun ke depan tak cukup hanya bermodal keharusan karena kelak kau akan merasakan itu seperti sebuah paksaan. Mulailah membangun cinta, membenahi setiap rasa yang mulai memudar. Membenarkan bahwa bertahannya dirimu pada satu pilihan adalah karena cinta sehidup sesurga. Sebab sejatinya cinta... tak akan pernah berakhir.

No comments

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia