5 Kebiasaan Buruk Saat Puasa yang Tak Baik Bagi Kesehatan


Puasa selama bulan ramadhan mendatangkan berbagai manfaat bagi kesehatan. Dr. Razeen Mahroof dari University of Oxford di Inggris menyatakan selain dapat menurunkan berat badan, puasa juga membantu mengurangi tingkat kolesterol, dan membantu membuang racun-racun yang bersarang di dalam tubuh. Ya, puasa bahkan bisa membuat daya tahan tubuh semakin kuat. Namun, semua itu tak akan didapatkan jika melakukan berbagai kebiasaan buruk yang tak disadari dilakukan selama puasa. Apa saja kebiasaan tersebut?

1. Melewatkan makan sahur

Saat puasa, jam makan mengalami perubahan. Setiap orang yang puasa hanya bisa makan pada waktu sahur dan berbuka puasa. Sahur sama saja dengan sarapan, hanya saja waktunya lebih maju beberapa jam dari jam biasanya makan.

Nah, mengingat sahur sama pentingnya dengan sarapan, sebaiknya tidak melewatkannya dengan sengaja. Pasalnya, saat sahur mengisi bahan bakar yang dibutuhkan tubuh selama seharian.

Makan sahur membantu tubuh tetap terhidrasi dan berenergi sepanjang hari hingga waktu berbuka tiba. Jika melewatkan sahur, bukan tidak mungkin aktivitas akan terhambat karena rasa lemas yang dirasakan akibat tidak sahur.

Apalagi jika aktivitas harian cukup berat dan melelahkan, bisa saja jatuh sakit akibat melewatkan sahur. Selain itu, melewatkan sahur juga bisa meningkatkan risiko dehidrasi dan masalah pencernaan.

2. Makan berlebihan saat berbuka

Berbuka puasa menjadi saat yang selalu dinanti-nanti. Pasalnya, bisa menyantap segala jenis makanan yang diinginkan setelah seharian penuh berpuasa.

Namun, banyak orang yang memuaskan nafsu makannya tanpa memikirkan efek setelahnya. Langsung makan dalam porsi besar dan banyak segera setelah berbuka bisa menyebabkan masalah pada asam lambung.

Untuk itu, para ahli menganjurkan untuk tetap mengendalikan diri saat berbuka. Kurma dan air hangat bisa dijadikan makanan awal untuk berbuka. Setelah itu, barulah mengonsumsi makanan utama dengan porsi yang sesuai, tidak terlalu banyak juga tidak terlalu sedikit.

3. Langsung tidur setelah sahur

Kebiasaan buruk saat puasa yang banyak dilakukan ialah langsung tidur setelah sahur. Namun, tahukah bahwa hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Langsung tidur setelah makan dapat membuat asam lambung naik ke kerongkongan.

Kondisi ini bisa mengakibatkan rasa panas seperti terbakar di dada dan dapat merusak selaput lendir di kerongkongan. Akibatnya, akan mengalami masalah pada saluran pencernaan bagian atas.

Selain kondisi asam lambung yang naik ke kerongkongan, kebiasaan tidur setelah sahur juga meningkatkan risiko berat badan tubuh meningkat. Hal ini karena pada kondisi tidur tidak terjadi pembakaran kalori dari makanan yang telah dimakan.

Untuk menghindarinya, ada baiknya untuk memberikan jeda dua hingga tiga jam setelah sahur sebelum memutuskan untuk tidur. Jeda waktu yang cukup lama ini akan memberikan kesempatan lambung memproses makanan sampai tuntas sehingga terhindar dari masalah pencernaan yang mungkin terjadi.

4. Tidak makan buah dan sayur

Saat puasa, jangan hanya makan untuk membuat kenyang. Akan tetapi, perhatikan nutrisi yang terkandung di dalam makanan yang dimakan.

Kebiasaan buruk saat puasa yang dapat membuat gampang sakit ialah tidak makan buah dan sayur. Padahal vitamin dan mineral yang terdapat di dalam buah dan sayur sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap terjaga.

Menurut Rashi Chowdhary, seorang ahli gizi asal India, vitamin C, B kompleks, dan zinc termasuk ke dalam jenis vitamin dan mineral yang penting dikonsumsi selama puasa.

- Vitamin C, dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin C yaitu jeruk, mangga, tomat, kiwi, dan juga brokoli.

- Vitamin B kompleks, membantu tubuh untuk menghasilkan energi dan membentuk sel darah merah. Buah dan sayur yang mengandung vitamin B kompleks yaitu sayuran hijau, kacang polong, biji-bijian utuh, dan alpukat.

- Zinc, membantu membangun sistem kekebalan tubuh. Sayuran berdaun hijau umumnya mengandung zinc. Namun, sumber terbaik zinc ada pada kerang, biji labu, dan dark chocolate.

Kebutuhan vitamin dan mineral tidak hanya bersumber dari buah dan sayur. Bisa juga menggunakan sumber lainnya seperti suplemen yang mengandung vitamin C, zinc, dan juga B kompleks. Jika memutuskan untuk mengonsumsi suplemen, usahakan untuk meminumnya setelah makan baik sahur maupun berbuka.

5. Begadang

Kebiasaan buruk saat puasa lainnya yang perlu dihentikan ialah begadang. Saat puasa jam tidur akan mengalami sedikit perubahan. Haruslah bangun jauh lebih pagi untuk sahur.

Untuk itu, kebiasaan begadang yang biasanya dilakukan perlu dihentikan. Tidak cukup tidur bisa memicu melemahnya sistem kekebalan tubuh. Jika sistem kekebalan tubuh melemah, tubuh akan kesulitan untuk melawan infeksi dari luar yang akan membuat gampang sakit.

Maka itu, cobalah untuk tidur 7 hingga 8 jam semalam agar tubuh dapat bekerja dengan baik dan kesehatan pun tidak terganggu.

No comments