Sakit Perut Setelah Buka Puasa? Ini Penyebabnya


Puasa seharian, menahan nafsu, lapar dan haus. Tentulah berbuka menjadi momen yang ditunggu. Ingin segera mencicipi makanan yang tersedia dan minum sepuasnya. Tapi, jangan sampai pilih makanan dan terburu-buru saat makan. Karena bisa menyebabkan sakit perut. Dan tidak hanya itu saja, dilansir dari Hello Sehat, berikut penyebab sakit perut setelah berbuka puasa.

1. Makan terlalu banyak

Hal pertama yang menjadi penyebab sakit perut setelah buka puasa adalah karena makan berlebihan. Memang puasa membuat ngidam banyak makanan dan ingin segera dipenuhi saat berbuka puasa. Hal ini justru tidak baik untuk kesehatan.

Sakit perut setelah buka puasa sebenarnya merupakan sinyal bahwa tubuh tidak bisa menampung makanan di luar kapasitas yang seharusnya. Ketika makan kebanyakan, lambung butuh waktu yang lebih lama untuk memecah makanan dan dapat memicu sakit perut.

Puasa juga membuat sistem pencernaan beradaptasi dengan pola makan yang baru. Ini sebabnya, perut akan kaget menerima banyak makanan setelah kosong selama 13 jam saat berpuasa. Maka dari itu, makanlah sewajarnya dan mulailah dengan makanan yang ringan terlebih dahulu untuk memudahkan pencernaan.

2. Sakit maag kambuh

Kalau tiba-tiba sakit perut saat buka puasa, coba lihat lagi jenis makanan yang dikonsumsi. Mungkin baru saja makan sajian berbuka puasa yang terlalu asam sehingga memicu refluks asam lambung.

Terlebih lagi bila memiliki riwayat penyakit maag, makanan asam saat berbuka puasa akan sangat mudah memicu sakit maag kambuh. Oleh karena itu, hindari berbagai makanan asam dan mengandung gas, seperti jeruk (jeruk nipis atau lemon), kol, brokoli, bawang bombai, dan tomat.

3. Makanan pedas

Setiap makanan pedas tentu mengandung cabai yang dapat merasakan sensasi panas atau terbakar saat memakannya. Ternyata, hal ini disebabkan oleh bahan kimia bernama capsaicin pada cabai.

Makanan pedas bukanlah pilihan makanan yang tepat untuk berbuka puasa. Pasalnya, kandungan capsaicin pada cabai dapat mengiritasi lambung. Kalau tidak ingin sakit perut saat buka puasa, maka hindari makanan yang satu ini selama berpuasa.

4. Minuman berkafein

Mengawali buka puasa dengan minum teh manis hangat memang dapat melegakan tenggorokan. Namun, kebanyakan minum teh juga bisa menyebabkan sakit perut setelah buka puasa.

Kandungan kafein dalam teh maupun kopi dapat mengiritasi lambung. Pasalnya, kafein menstimulasi gerak usus untuk bergerak lebih cepat saat mencerna makanan. Akibatnya, perut jadi terasa sakit dan bahkan menyebabkan diare.

5. Obat hipertensi

Bagi orang yang punya masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi, dokter mungkin akan meresepkan obat penurun tekanan darah yang harus diminum setelah berbuka puasa. Bila merasakan sakit perut saat buka puasa, bisa jadi ini karena efek obat hipertensi tersebut.

Sama seperti obat-obatan lainnya, obat hipertensi juga memiliki efek samping yang cukup mengganggu, di antaranya sakit perut dan sembelit. Bila efek sampingnya kian memburuk, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan obat hipertensi lainnya yang lebih aman.

No comments