Daerah Terpencil Krisis Tenaga Medis, Senator Riri Sampaikan Aspirasi

Senator Riri
SUNFLOWORDS.COM, Di pedesaan tepatnya daerah-daerah terpencil harus mengalami banyak tantangan untuk mengakses pelayanan kesehatan. Tenaga medis yang dikerahkan pun jumlahnya sangatlah terbatas.

Menanggapi keprihatinan atas keadaan tersebut, Riri Damayanti John Latief yang merupakan sosok Senator Muda Indonesia menyampaikan aspirasinya pada Pemerintah Pusat.

Tentang krisis tenaga medis di daerah terpencil, pelosok dan perbatasan terus menjadi sorotan Komite III DPD RI daerah pemilihan Provinsi Bengkulu ini. Riri Damayanti menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan permasalahan ini.

Riri amat prihatin dan menilai, bila Pemerintah Pusat tidak dapat mengakomodir dengan penambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru, maka pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu ini memberikan rekomendasi agar Pemerintah dapat memfasilitasi para dokter umum dan tenaga medis lainnya untuk menempuh program pendidikan spesialis.

"Tak hanya berguna untuk mencukupi minimnya tenaga medis yang ada di daerah terpencil, pelosok dan perbatasan, program pendidikan spesialis juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan integritas moral dan kualitas tenaga medis." tegas Riri.

Ada banyak tugas lapangan di daerah terpencil, seperti memantau kesehatan lingkungan untuk survei gizi balita gizi buruk, ibu hamil, akses jamban dan lain sebagainya. Menurut alumni Universitas Indonesia (UI) ini permasalahan tenaga medis sudah satu tingkat di atas penting.

"Rasio tenaga medis dan dokter dengan jumlah penduduk yang tidak berimbang bukan hanya penting untuk dipecahkan segera, namun juga mendesak." terangnya.

Anggota Kaukus Perempuan Parlemen RI ini juga menambahkan bahwa lambatnya penanganan medis terhadap penduduk khususnya yang berada di daerah terpencil, pelosok dan perbatasan bisa mengakibatkan kematian.

Oleh sebab itulah Senator Muda ini memberikan rekomendasi agar Kementerian Kesehatan melakukan updating kebutuhan tenaga medis di setiap desa.

Hal tersebut dibutuhkan, tambah Riri, mengingat banyaknya warga di Provinsi Bengkulu yang menyampaikan aspirasi kepadanya terkait lambatnya penanganan pasien karena harus dirujuk ke rumah sakit yang jauh dari desa-desa mereka.

No comments