Ladies, Yuk! Ketahui Manfaat Chamomile untuk Kecantikan

Chamomile
Bunga kamomil memiliki fungsi sebagai antimikroba (anti bakteri), antialergi, antiradang, antioksidan, dan analgesik (pereda nyeri) untuk penyakit radang kulit, terapi luka, ataupun terapi luka bakar.

Komponen aktif dalam kamomil meliputi terpenoid (bisoprolol, matrikin, levomenol, dan chamazulene), flavonoid (apigenin, luteolin, rutin, dan quercetin), hidroksikoumarin, mono dan oligosakarida, serta getah tanaman.

- Chamazulene terbukti memicu aktivitas antiradang dan memiliki efek meningkatkan penyembuhan luka. Sebuah studi menunjukkan bahwa kompres dengan kamomil pada kulit memiliki efek yang hampir sama dengan salep hidrokortison 1 persen, yang biasanya diresepkan oleh dokter untuk mengurangi peradangan kulit.

- Levomenol adalah zat pelembab dan antiradang alami yang telah terbukti bisa membantu mengurangi tanda-tanda kerusakan kulit, mengurangi rasa gatal, dan memperbaiki tekstur serta elastisitas kulit.

- Apigenin diklaim memiliki beberapa sifat antioksidan, yang telah terbukti melalui uji kimia.

- Kamomil dapat mencegah jerawat yang diakibatkan oleh stres. Ini berkat efeknya untuk mengurangi kecemasan dan kandungan antioksidannya.

Dilansir dari Hello Sehat, ada beberapa cara untuk memanfaatkan bunga chamomile dalam perawatan kecantikan. Di antaranya adalah:

1. Krim yang dioleskan secara langsung ke kulit.
2. Kantong teh chamomile dingin terbukti sangat efektif dalam perawatan jerawat yang radang ataupun terinfeksi, serta untuk mengurangi bengkak dan mengurangi kantung hitam pada mata.
3. Sari bunga kamomil yang dibekukan (jadi es batu) diyakini dapat meredakan kerusakan kulit.
4. Masker wajah yang dibuat dari rebusan bunga kamomil dan kombinasi herbal lainnya, seperti madu dan lemon.
5. Teh yang diminum langsung.
6. Kapsul yang mengandung ekstrak kamomil.

Meskipun bunga kamomil pada umumnya dianggap sebagai produk yang aman, ada laporan reaksi berupa dermatitis kontak dan konjungtivitis (iritasi mata) pada penerapan topikal (produk yang langsung bersentuhan dengan kulit) produk kamomil, dan ada orang-orang tertentu yang memiliki alergi terhadap kamomil.

Kamomil mengandung sejumlah kecil coumarin yang memiliki efek pengencer darah ringan, yang biasanya hanya muncul pada penggunaan dosis tinggi untuk jangka waktu yang lama. Mengingat kurangnya bukti tentang keamanan jangka panjangnya, chamomile tidak dianjurkan bagi wanita yang sedang hamil atau menyusui.

Hingga saat ini, studi klinis tampaknya mendukung penggunaan tradisional dan manfaat terapeutik bunga kamomil topikal. Ekstrak dari kamomil telah disertakan dalam berbagai macam produk kosmetik, termasuk pelembab dan pembersih hingga produk rambut yang diproduksi oleh pabrik-pabrik obat terkemuka.

No comments