Tari Persembahan, Sekapur Sirih untuk Tamu


Tari Persembahan merupakan salah satu tarian yang menjadi kebanggaan. Tarian ini adalah sebuah pertunjukan tarian kreasi baru yang terinspirasi oleh tarian sakral Tari Kejei di tanah Rejang.

Tari persembahan ini diciptakan oleh para ahli karena tanah Rejang tidak memiliki tari Penyambutan untuk upacara adat.

Pertunjukan tari ini dilakukan oleh sejumlah lima penari atau lebih sesuai kebutuhan. Sedangkan tarian ini juga dapat dilakukan secara berpasangan dengan busana dan pakaian adat.

Para penari membawa sekapur sirih sesuai dengan lantunan musik tradisional yang terdiri dari kulintang, gong, redap dan suling.

Tari Persembahan pada zaman dulu digunakan untuk penyambutan raja atau Pangeran. Kini tari Persembahan digunakan untuk menghormati para tamu yang berkunjung ke daerah Bengkulu. Tari Persembahan juga sering untuk menyambut para petinggi daerah ke suatu acara.

Selain untuk menghormati para tamu besar yang berkunjung ke Bengkulu tari ini juga digunakan untuk acara hajatan adat seperti pernikahan yang terkesan lebih sakral. Tari Penyambutan yang ada di daerah Rejang Lebong beragam dan yang paling sakral adalah tari Kejei.

Tari persembahan ini memiliki gerakan yang indah dan lemah gemulai dan diatur dengan sedemikian rupa. Penarinya lengkap dengan pakaian adat dan lengkap dengan segala atribut yang menghiasi kepala hingga kaki.

Tarian ini dilakukan sesuai dengan kreasi setiap sanggar. Saat membawakan Persembahan atau Tarian Sekapur Sirih ini, gerakan penari mengikuti lantunan musik tradisional.

No comments

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia