Hebat dan Tangguh, Inilah Deretan Pahlawan Perempuan Nasional


Perempuan kerap dikaitkan dengan kelemahan atau ketidakmampuan mereka untuk tangguh seperti kaum lelaki. Menampik pemikiran itu rasanya sangat penting untuk sejenak mengingat masa perjuangan melawan penjajah di negeri ini.

Mengapa? Sebab saat itu, perempuan-perempuan hebat pun turut mengangkat senjata dan memerangi para penjajah. Dan mereka semua menginsirasi dengan cara tersendiri.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut perempuan-perempuan hebat yang bergelar pahlawan nasional.

- Cut Nyak Dhien (Aceh)


Pahlawan Nasional Indonesia ini adalah seorang pahlwan yang lahir pada tahun 1848 di daerah Lampadang, Aceh. Cut Nyak Dhien adalah seorang perempuan yang memang berasal dari keturunan bangsawan dan memang keturunan langsung dari Sultan Aceh, yaitu dari Teuku Nanta Seutia seorang Uleebalang VI Mukim. Pada tahun 1862 Cut Nyak Dhien menikah dengan Teuku Cek Ibrahim Lamnga dan memiliki satu anak Laki–laki.

- Cut Nyak Meutia (Aceh)


Cuk Nyak Meutia adalah seorang Pahlawan perempuan nasional yang lahir pada tahun 1870 di Keureuteo. Cut Nyak Meutia ini adalah pahlawan di daerah Aceh. Ia adalah seorang pahlawan yang memiliki semangat yang tinggi dalam memperjuangkan kemerdekaan dengan mengusir penjajah di wilayah Aceh.

- Raden Ajeng Kartini (Jepara)


Raden Ajeng Kartini adalah Pahlawan perempuan yang lahir pada 21 April tahun 1879 di Jepara. Ia merupakan perempuan yang memiliki semangat yang tinggi dalam memperjuangkan kemerdekaan di daerah Jepara. Untuk mengenang jasa – jasa yang telah Raden Ajeng Kartini berikan kepada masyarakat Indonesia sampai Indonesia menang maka tanggal lahir nya di jadikan sebagai Hari Kartini.

- Dewi Sartika (Jawa Barat)


Raden Dwi Sartika merupakan salah satu orang yang merintis pendidikan untuk perempuan Indonesia. Raden Dwi Sartika adalah seorang yang lahir di Bandung pada tanggal 4 Desember 1884. Pahlawan ini berasal dari keturunan Somanegara dan Raden Ayu Permas.

- Martha Christina Tiahahu (Maluku)


Martha Christina Tiahahu adalah seorang pahlawan perempuan yang lahir pada 4 Januari tahun 1800 di Maluku. Patimura saat melawan Belanda pada tahun 1817, Christina turut ikut serta dalam peperangan tersebut. Sehingga semangat juang yang ada dalam perjuangan tersebut sangat terlihat sekali.

- Maris Walanda Maramis (Minahasa)


Maria Walanda adalah pahlawan perempuan yang berasal dari daerah Minahasa. Ia lahir pada 1 Desember 1872, di Kema, Sulawesi Utara. Karena pada saat itu banyak sekali anak–anak Minahasa yang di larang untuk mengenyam pendidikan, maka dari itu pendidikan untuk anak–anak di daerah situ hanya sampai SD saja. Sejak kecil Maris Walanda Maramis sudah di asuh oleh pamannya karena ayah dan ibunya telah meninggal.

Hal ini lah yang membuat Maris Walanda Maramis bersemangat untuk menggerak kan perempuan dan berjuang untuk perempuan–perempuan yang ada di Indonesia.

- Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan (Yogyakarta)


Pahlawan perempuan Indonesia ini lahir pada tahun 1872 di Yogyakarta, yang merupakan keturunan dari kyai Haji Fadhil. Siti Walidah atau dapat disebut juga dengan Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan ini sejak kecil telah memperoleh sebuah pendidikan umum namun untuk pendidikan agamanya ia peroleh dari orangtuanya.

- Nyi Ageng Serang (Yogyakarta)


Nama lengkap dari pahlwan Nasional perempuan ini adalah Raden Ageng Kustiah Retno Edi adalah seorang yang lahir pada tahun 1752 di Serang. Dan ia memang sudah sangat terkenal dan canggih dalam mengatur strategi perang. Nyi Ageng Serang ini juga adalah seorang pahlawan perempuan yang menjadi panglima perang.

- Rasuna Said (Jakarta)

Rasuna Said adalah seorang yang semangat dalam memperjuangkan hak asasi yang sama dengan Laki-laki. Sejak kecil ia memang telah memilih pendidikannya di pesantren dan juga memiliki sebuah ketertarikan dalam memperjuangkan politik yang ada di Indonesia. Rasuna Said juga bergabung dengan Sarekat Rakyat dan menjadi sekretarisnya dan juga menjadi anggota Persatuan Muslim Indonesia.

- Fatmawati Sukarno (Bengkulu)


Fatmawati Sukarno adalah seorang Pahlawan perempuan yang lahir pada 5 Februari 1923 di Bengkulu. Ia merupakan istri dari presiden pertama RI dan asli dari orang pribumi, yang terlahir dari pasangannya yaitu Pasangan Hassan Din dan Siti Chadijah dan perlu diketahui bahwa ayah dari Hj. Fatmawati Soekarno adalah salah satu tokoh Muhamadiyah yang ada di wilayah Bengkulu.

- Fatimah Siti Hartinah Soeharto (Jawa Tengah)


Fatimah Siti Hartinah Soeharto adalah lahir pada 23 Agustus 1923 di desa Jaten, Surakarta, Jawa Tengah. Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto atau dapat juga orang mengenal dengan Tien Soeharto adalah istri dari presiden Republik Indonesia yang kedua yaitu Jenderal (Purn) Soeharto.

- Opu Daeng Risaju (Sulawesi Selatan)


Opu Daeng Risaju adalah seorang pahlawan perempuan Indonesia yang lahir pada tahun 1880 di Palopo Pulau Sulawesi. Sejak kecil Opu Daeng Risaju tidak pernah mengenyam pendidikan sehingga ia tidak mengerti tentang huruf latin namun Opu Daeng Risaju sangat menherti tentang agama dan bagaimana cara membaca alqur’an dengan benar. Ia sangat paham tentang agama Islam.

- Malahayati (Aceh)


Malahayati adalah pahlawan perempuan yang memiliki nama asli yaitu Keumalahayati. Keumalahayati adalah pejuang perempuan yang berasal dari Kesultanan Aceh. Ayah dari Keumalahayati adalah Laksamana Mahmud Syah.

- Siti Manggopoh


Siti Manggopoh adalah seorang pahlawan perempuan Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat, Agam. Siti Manggopoh juga melawan kebijakan ekonomi belanda melalui pajak yang disebut juga dengan perang Belasting pada tahun 1908. Peraturan–peraturan tersebut telah dianggap sebagai adat Minangkabau.

- Rasuna Said (Sumatera Barat)


Rasuna Said ini adalah seorang yang lahir pada 14 September 1910 di Maninjau, Agam, Jawa Barat. dan Rasuna Said meninggal di Jakarta. Pada tanggal 2 November 1965 pada umur 55 tahun. Ia merupakan salah satu pejuang perempuan yang ada di Indonesia. Ia memperjuangkan adanya persamaan hak antara pria dan juga perempuan.

- Yeni Rosa Damayanti


Yeni Rosa Damayanti adalah seorang yang sangat terkenal pada tahun 90an. Yeni Rosa Damayanti merupakan seorang aktivis serta pejuang demokrasi dan juga reformasi Indonesia. pada saat itu dia adalah gadis cantik yang berani menentang dan mengkritik pemerintahan Soeharto.

- Utami Roesli (Jawa Tengah)

Utami Roesli adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang lahir 17 September 1945, di Semarang, Jawa Tengah.  Ia adalah seorang dokter Indonesia dan seorang yang memang memperjuangkan hak–haknya dalam memperjuangkan ASI bayi. Karena tidak sepantasnya bayi di beri susu Formula.  

Itulah deretan perempuan hebat dengan semangat juang yang luar biasa. Kiprahnya dalam perjuangan untuk negeri ini patut diteladani.

No comments

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia