Senator Riri: Lestarikan Kebudayaan Luhur Bangsa Indonesia

Senator Riri (kanan)
SunfloWords.com - Budaya harus dirawat sebaik-baiknya. Perawatan itu dibutuhkan bukan hanya dengan cara menghafal rentetan peristiwa dan sejarah kebudayaan, namun memelihara kebudayaan itu sendiri karena memuat pelajaran tentang hidup dan kehidupan.

Kebudayaan yang rapuh dan luntur akan memicu berbagai persoalan komplek bagi sebuah bangsa dan negara. Maraknya budaya kekerasan liar, gengster, sex bebas, narkoba, perkelahian antar pelajar membuktikan bahwa ada persoalan rusaknya kebudayaan generasi muda Indonesia.

Nilai-nilai seperti saling menghargai, gotong royong, menghormati orang tua, bahu-membahu membangun bangsa yang adil dan makmur dan nilai-nilai khas kebudayaan Indonesia lainnya terus terkikis menambah komplek persoalan bangsa seperti tingginya angka kemiskinan dan pengangguran.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komite III DPD RI Riri Damayanti John Latief mengungkapkan, MPR RI melaksanakan sosialisasi empat pilar kebangsaan adalah sebagai bentuk upaya untuk melestarikan kebudayaan luhur bangsa Indonesia agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat terus terwujud dalam tatanan kehidupan masyarakat.

Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai ini memberikan apresiasi kepada Kemendikbud RI yang berhasil mendorong agar Pemerintah menyiapkan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp1 triliun untuk memajukan bidang kebudayaan yang tak melekat pada dana pendidikan seperti yang terjadi selama ini.

"Kepada pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi diimbau untuk menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) sebaik-baik mungkin agar dapat diakomodir dan menjadi landasan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) berikutnya," ujar Riri, Rabu (1/08/2018).

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini optimis, Indonesia dapat menjadi negara yang berpengaruh karena budaya dan kultur yang dimilikinya mengingat betapa kayanya kebudayaan pada tiap-tiap daerah yang terbingkai dalam Bhineka Tunggal Ika.

"Media massa juga diharapkan dapat senantiasa menyuburkan pemberitaan yang mendorong terbangunnya peradaban Indonesia yang berbudaya yang dikemas dalam bentuk semenarik mungkin sesuai dengan kemajuan zaman dan kebutuhan generasi millineal," ajaknya.

Untuk diketahui, DPD RI dibentuk dengan visi memperjuangkan aspirasi daerah untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.

Untuk mencapai visi tersebut, Komite III DPD RI memiliki lingkup tugas untuk menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan khususnya dengan memperhatikan urusan daerah dan masyarakat bidang pendidikan, agama, kebudayaan, kesehatan, pariwisata, pemuda dan olahraga, kesejahteraan sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dan beberapa bidang lainnya.

No comments