Tidak Mau Pingsan Saat Upacara Bendera? Ini yang Harus Kamu Terapkan


Pingsan, atau sinkop dalam bahasa medisnya, adalah hilangnya kesadaran sementara yang terjadi secara tiba-tiba dan sering menyebabkan orang yang mengalaminya terjatuh.

Pingsan termasuk kondisi yang umum terjadi, terlebih pada orang-orang yang rentan. Diperkirakan sekitar dua dari lima orang pernah mengalaminya.

Jika takut pingsan saat upacara dan menghebohkan satu lapangan, ada baiknya tahu bagaimana cara mencegah pingsan saat upacara. Dilansir dari Hello Sehat, cara ini bisa juga diterapkan pada si kecil di sekolah.

1. Sarapan dulu sebelum berangkat


Sarapan tidak hanya memberikan energi untuk memulai aktivitas, namun juga bisa menyediakan cukup energi untuk seharian. Bayangkan jika diri adalah mobil. Tangki bahan bakar akan kosong setelah tidur malam yang panjang. Sarapan adalah bahan bakar yang dapat kembali memulai aktivitas sehari-hari. Tidak mengherankan jika pingsan saat upacara karena melewatkan waktu sarapan.

Orang dewasa yang secara teratur sarapan sehat setiap pagi lebih mungkin untuk mengonsumsi lebih banyak vitamin dan mineral, mengontrol berat badan, dan hanya sedikit makan lemak dan kolesterol. Sedangkan sarapan sehat rutin bagi anak-anak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka, menjaga berat badan yang sehat, berkonsentrasi lebih baik, hingga membuat anak lebih kuat untuk ikut upacara di sekolah.

2. Cukupi kebutuhan cairan


Menurut American Academy of Family Physicians, meminum banyak air dan menghindari konsumsi minuman berkafein seperti teh, kopi, atau soda sebelum memulai aktivitas di luar ruangan seperti upacara bisa mencegah pingsan. Gangguan kesehatan yang berhubungan dengan panas, tidak hanya disebabkan oleh suhu tinggi dan kehilangan cairan, tapi juga kurangnya garam dalam tubuh. Jika diperlukan, berikan minuman olahraga untuk membantu mengisi garam dalam tubuh yang hilang melalui keringat.

3. Hindari paparan sinar matahari


Jika memungkinkan, saat upacara bisa mencari lokasi yang tidak terkena paparan matahari langsung, misalnya mencari tempat yang ada di bawah pohon yang bersuhu lebih sejuk. Jika tidak bisa menghindari paparan sinar matahari, usahakan menggunakan topi saat upacara. Nah khususnya bagi anak sekolah yang diwajibkan menggunakan topi, jangan bandel terus dicopot tengah-tengah upacara! Topimu justru bisa menjadi senjata untuk mencegah pingsan saat upacara. Gunakan juga pakaian dalam yang longgar dan ringan, serta tabir surya dengan minimal nilai SPF 15 jika tidak bisa menghindari sinar matahari.

4. Kontraksikan otot kaki


Sebagian orang merasakan pusing dan pandangan mata berkunang-kunang sebelum jatuh pingsan. Selain itu terkadang juga mengalami detak jantung makin cepat, berkeringat, dan merasa lemas. Jika merasa akan pingsan, segera lakukan tindakan pencegahan dengan mempertahankan sirkulasi darah. Jika harus berdiri dalam jangka waktu lama, sesekali regangkan otot kaki atau silangkan kaki untuk meningkatkan aliran darah kembali ke jantung dan otak.

No comments