Laut dan Inspirasi yang Bergelut

eva de
Laut, siapa yang tidak terpukau dengan keindahannya?

Riak ombaknya yang berkejaran seperti pasangan yang lagi kasmaran, belum lagi jika sedikit melihat lebih jauh... biru lautnya menenangkan.

Di ujung sana, horizon membentang. Di sana jugalah laut dan langit bersatu. Seperti fatamorgana, jika diperhatikan sungguh filosofis sekali.

Bagaimana tidak, langit yang begitu tinggi terlihat menyapa lautan tanpa sekat, mereka berdua terlihat amat dekat.

Bak kekata pujangga; sejauh apapun jaraknya hati kita tetap bersatu jua.

Dalam pandangan pribadi, bagiku laut menelurkan jutaan inspirasi. Setiap butir pasir yang menyentuh sepatu, rasanya sebanyak itu kalimat yang ingin kutulis ketika berada di bibir pantai.

Ketika melihat laut, aku juga teringat pada naskah lama di pelataran Utopia. Tentang surat dalam botol yang di lempar ke laut, lalu sampai pada belahan jiwa yang entah dimana.

Lucu sekali bukan? wkwk

Ya, berdiri menghadap laut membuat imajinasiku yang liar dapat terikat dan tersusun rapi. Betapa kepala ini memuat jutaan kalimat yang tak selalu bisa kusampaikan dengan baik. Pada siapapun.

Aku amat suka merangkai inspirasi yang bergelut ketika aku di hadapan laut.

Ya, aku menyukai laut. Aku suka aroma yang ditransfer ombak dan gemerisik angin mencumbu pantai.

Sayang aku tak bisa berenang. Aku takut tenggelam.

Ya, sesuatu yang kusukai kerap kali adalah hal yang kutakuti. Sebab ia menyimpan ke'terlalu'an yang tak bisa kuterjemahkan.

Terlalu dalam.

Terlalu tenang.

Terlalu menakjubkan.

Tapi aku suka sesuatu yang keterlaluan. Seperti laut yang terlalu indah, seperti langit yang terlalu jauh, dan seperti kamu yang terlalu tampan.

Ah, abaikan!


3 comments

  1. Saya juga merasa damai mbak jika sedang di pantai sambil menatap birunya laut, mendengar derunya ombak serta semilir angin laut yg menerpa kulit. Jadi nggak mau beranjak dari situ.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya benar, disana tuh bikin tenang, luput sejenak dari carut marut keramaian dan kesibukan...

      Delete