Senator Riri: Jangan Jadikan SARA Sebagai Alat Politik

SunfloWords.com - Dunia memandang Indonesia sebagai negara yang cukup demokratis karena setiap warga negara diberikan kebebasan untuk menyampaikan aspirasi politik warganya.

Untuk itu, upaya meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia dengan menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang berintegritas merupakan tugas dan tanggungjawab semua pihak-pihak terkait.

Demikian disampaikan Senator muda Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief, Senin (12/11/2018).

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini menjelaskan, ada tantangan besar untuk meningkatkan kualitas demokrasi tersebut saat ini.

Misalnya, kata Senator Riri, maraknya pihak-pihak yang menjadikan perbedaan Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) sebagai alat politik untuk memenangkan kontestasi.

"Jangan jadikan SARA sebagai alat politik, termasuk ujaran kebencian, berita palsu dan hoaks. Ini kalau kita biarkan bisa pecah bangsa kita ini. Kalau bangsa kita sudah pecah, demokrasi kita hancur," kata Senator Riri.

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini menjelaskan, Pancasila mendorong agar segenap warga negara mengedepankan semangat toleransi antar sesama.

Karenanya ia berharap agar semangat toleransi ini terus menerus dipromosikan, khususnya oleh generasi millenial yang gemar menggunakan media sosial.

"Termasuk para alim ulama, cerdik pandai, tokoh masyarakat dan semua harus bergandengan tangan untuk menjaga agar Pemilu 2019 berjalan dengan kondusif. Kalau tidak mampu membuat postingan yang berbau toleransi, minimal kita tidak terpengaruh dengan berita-berita sesat di medsos apalagi menyebarluaskannya," ungkap Senator Riri.

Upaya untuk meningkatkan kualitas demokrasi lainnya, lanjut Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI Provinsi Bengkulu itu, menyelesaikan persoalan penduduk yang belum memiliki KTP Elektronik atau KTP-e.

"Karena sesuai aturan penduduk yang tidak bisa menunjukkan KTP-e tidak bisa memberikan hak suaranya di Pemilu 2019. Kalau seandainya Kemendagri merasa bahwa yang belum punya KTP-e tidak bisa tercapai sebelum hari H Pemilu, saya selaku anggota DPD berharap ada aturan khusus untuk menyelesaikan masalah ini," ungkap Senator Riri.

Alumni SMA Negeri 6 Kota Bengkulu ini berharap agar Pemilu 2019 yang berkualitas dapat terwujud dengan sejuk, aman, damai, jujur dan menyenangkan, jauh dari fitnah dan perpecahan.

"Sama-sama kita doakan Pemilu 2019 berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. Khusus di Bengkulu nanti kita sampaikan kepada KPU Pusat bahwa persoalan distribusi logistik di kawasan terpencil hendaknya menjadi perhatian khusus agar hak warga negara yang ada di daerah-daerah tersebut tetap bisa tersalurkan dengan baik dan tepat waktu," tutup Senator Riri.

No comments