Senator Riri Prihatin Atas Insiden di Bandara Fatmawati

SunfloWords.com - Masyarakat Bengkulu digemparkan dengan adanya pembatalan keberangkatan pesawat Lion Air JT 633 dengan Rute Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta karena menyenggol tiang listrik ketika hendak lepas landas, Rabu (7/11/2018).

Beberapa hari sebelumnya, seluruh penumpang pesawat Sriwijaya SJ 091 dari Bengkulu tujuan Jakarta mengajukan protes keras dan turun dari pesawat setelah mengetahui maskapai tersebut membawa durian sebanyak 2,25 ton.

Senator muda Indonesia, Hj Riri Damayanti John Latief merasa prihatin dengan dua fenomena tersebut. Apalagi, kata anggota DPD RI tersebut, kejadian tersebut tak lama berselang setelah kejadian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

"Adanya kejadian-kejadian tersebut patut disayangkan karena sangat merugikan warga masyarakat. Bukan hanya mereka yang batal berangkat, tapi dampak kecemasan untuk melakukan perjalanan udara pasti akan menjalar ke warga secara luas. Ini akan menghambat mobilitas warga negara. Perbaikan sistem transportasi nasional harus menjadi perhatian serius Pemerintah," kata Senator Riri, Kamis (8/11/2018).

Alumni Psikologi Universitas Indonesia ini menjelaskan, secara naluri manusia memiliki rasa takut akan mati dan luka. Ia mengimbau seluruh maskapai penerbangan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap moda transportasi udara di seluruh negeri dengan mengevaluasi sistem penerbangannya secara kesuluruhan.

"Jangan sampai ada kejadian serupa. Kekhawatiran masyarakat ini pasti akan sulit dipulihkan kecuali Pemerintah dan maskapai sama-sama bekerja keras memastikan bahwa kita memiliki sistem penerbangan yang lebih baik setelah preseden yang terjadi beberapa waktu terakhir tidak terjadi kembali," ungkap Senator Riri.

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini mengungkapkan, apa yang telah terjadi harus menjadi pelajaran berharga bagi Pemerintah dan pihak maskapai penerbangan untuk merawat pesawat dengan baik.

"Saya kira masyarakat kita sekarang sudah cukup kritis. Pemerintah harus memberikan warning kepada setiap maskapai, termasuk pihak bandara yang melalaikan tugas dan tanggungjawabnya dalam memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan terhadap para warga masyarakat yang ingin menggunakan transportasi udara," ungkap Senator Riri.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini berharap kejadian-kejadian yang telah menimbulkan kekhawatiran publik ini tidak sampai menyurutkan kepercayaan warga masyarakat terhadap transportasi udara.

"Karena transportasi udara masih sarana yang paling mudah memindahkan manusia dan barang dari satu tempat ke tempat yang lain. Makanya saya menekankan pada aspek perbaikan. Sudah cukup korban jiwa yang hilang akibat kerusakan pesawat. Mudah-mudahan ke depan kejadian-kejadian sebagaimana yang sudah terjadi tidak terulang kembali," demikian Senator Riri.

No comments