Sesuatu Dibalik Glamournya Dubai, Kita Harus Bersyukur Ada di Indonesia


Dubai adalah sebuah kota glamour dengan segala kemewahannya terpancar di setiap sisinya. Dalam pandangan pribadi, aku sangat kagum dengan kemewahan di Dubai.

Berharap suatu hari nanti dapat berkunjung kesini. Nah, kota di Uni Emirat Arab ini telah menjelma menjadi salah satu kota metropolis termegah yang pernah ada di dunia. Tak salah orang banyak kagum.

Uniknya, pemandangan supermewah selalu terlihat di setiap sisinya, entah dari masyarakatnya ataupun bangunan-bangunan di kota ini.

Toko-toko high-end dan gedung pencakar langit berdiri megah di kota ini, banyak barang-barang mewah mulai emas perak dijajakan di kota ini, seperti dikatakan Weiboo yang dilansir dari Intisari.

Bahkan, hampir tidak ada mobil biasa melintas di jalanan kota Dubai, hampir segala yang terlihat melintas di jalanan Dubai adalah mobil sport berharga milyaran rupiah.

Tak heran jika kota ini menjadi salah satu kota impian orang-orang kaya untuk menikmati segala pemandangan dan kemewahan yang ada dari kota ini.

Dubai memang sebagian besar penduduknya adalah orang kaya, bahkan populasi pada umumnya jika dibandingkan orang miskin, hanya sebagian kecil.

Karena selain penduduk setempat relatif kaya, penduduk migran Dubai juga pekerja dari, India dan Pakistan memiliki penghasilan besar.

Meskipun sumber daya minyak Dubai telah mengering, minyak masih bukan bahan berharga mahal di negara ini.

Karena seluruh Uni Emirat Arab masih merupakan cadangan minyak terbesar ketiga di dunia.

Dengan dukungan dan komplementeritas dari Big Brother-nya Abu Dhabi dan Emirat lainnya, penduduk asli Dubai memiliki kepercayaan diri untuk terus tumbuh.

Meskipun industri minyak tidak lagi menjadi pilar industri, tetapi bergantung pada perkembangan industri transit penerbangan dan perkembangan pesat industri pariwisata, industri jasa dan perdagangan.

Dubai masih menjadi salah satu kota utama di Timur Tengah dan bahkan di Asia.

Meski penduduk Dubai relatif kaya-raya dengan segala kemewahan yang dimilikinya, seperti mobil sport dan sejumlah emas serta benda-benda berharga lainnya, yang kurang dari negeri ini adalah pasokan air tawar yang bersih dan alami adalah benda yang mewah.

Bahkan, sangat berbeda sekali bukan dengan Indonesia, di mana air bersih adalah salah satu hal yang tidak begitu berharga apalagi mewah.


Di Dubai memang banyak pohon, akan tetapi di baliknya ada fakta memilukan di mana pohon-pohon ini tidak bisa bertahan secara alami, seperti dikatakan Toutiao.

Dubai memiliki iklim padang pasir dengan curah hujan sangat sedikit dan sejumlah besar penguapan.

Jika kamu ingin memiliki pekarangan dan tanaman hijau disana, kamu harus menginvestasikan banyak uang dan tenaga untuk melindungi pertumbuhan dan vegetasi.

Dalam beberapa taman bunga lokal, rumput, taman, atau sabuk hijau sering melihat jauh ke dalam tanah ada sedikit tabung hitam, yang merupakan tabung referensi.

Tabung itu digunakan untuk mengairi vegetasi, sehingga mereka tidak akan mati kehausan, di mana teknologi ini disebut irigasi tetes.

Di Dubai, biaya perawatan dengan vegetasi tinggi, dan hijau adalah salah satu kriteria untuk mengukur kekuatan keuangan keluarga atau unit.

Bahkan di Indonesia, siapapun bisa dengan mudah menanam tanaman, tanpa perlu melakukan perawatan khusus.

Bahkan tidak, menanam tumbuhan saja, rumput atau tanaman liar dengan sendirinya akan tumbuh.

Tidak ada air tanah di Dubai, bahkan jika ada mineral, tidak bisa diminum.

Untuk alasan ini, harga air minum di negara ini pernah lebih tinggi dari harga minyak, itu benar-benar mewah.

Untungnya, dalam beberapa tahun terakhir, Dubai telah mengembangkan teknologi desalinasi, dan masalah air minum telah berhasil dipecahkan.

Menjadi peluang bisnis di Dubai, karena banyak negara Timur Tengah yang kekurangan air telah mendapat manfaat darinya.

Memang selalu ada sisi kelebihan dan kekurangan, dan sudah sepatutnya kita bersyukur.

Bersyukur bisa dengan banyak cara, syukur menjadi orang dan tinggal di Indonesia dan buktikan syukur tersebut dengan menjaga serta merawat alam Indonesia yang hijau.

Jangan mencemari lingkungan, bahkan kita juga harus dapat memulai dari diri sendiri seperti jangan membuang sampah sembarangan.

No comments