Tips Cegah Asam Lambung Naik Saat Puasa

Tak terasa, bulan Ramadan sudah masuk ke minggu ketiga. Sayangnya, mungkin ada beberapa hari puasa kamu yang batal karena asam lambung naik. Padahal, biasanya kondisi asam lambung biasa-biasa saja. Lalu, apa sih penyebabnya?

Perlu diketahui, baik kamu memiliki riwayat asam lambung ataupun yang tidak, kamu tetap bisa mengalami asam lambung yang naik sampai ke kerongkongan. Dalam dunia medis, ini dikenal sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD). Gejala yang timbul bisa berupa nyeri, ulu hati perih, dan sensasi seperti terbakar di dada.

Melansir KlikDokter, asam lambung yang sering naik saat puasa diakibatkan oleh kondisi lambung yang kosong terlalu lama. Puasa membuat perut kamu kosong selama kurang lebih 13 jam. Akibatnya, asam lambung pun bergejolak, dari lambung yang kosong menuju area lain, sehingga menimbulkan gejala yang tak nyaman.

Jika sedang tidak puasa, penderita GERD memang disarankan untuk makan dalam porsi kecil tapi dengan frekuensi yang lebih sering. Nah, ketika tidak terisi karena puasa, lambung akan “protes” lewat naiknya asam lambung.

Meski asam lambung naik saat puasa bisa kamu alami, namun bukan berarti tidak bisa dicegah. Bagi kamu yang masalah lambungnya belum parah dan tetap ingin berpuasa, cobalah tips di bawah ini agar asam lambung tidak naik sehingga bikin kamu batal puasa:

- Jangan langsung tidur setelah sahur atau buka puasa

Berilah jeda setidaknya 3 jam setelah makan sahur atau berbuka puasa. Biasanya, setelah makan, produksi asam akan meningkat. Kalau kamu langsung berbaring, asam lambung justru bisa mengalir ke esofagus.

- Pilih porsi kecil tapi sering saat sahur dan buka puasa

Jangan langsung makan dalam porsi besar sampai perut terasa penuh. Makanlah lebih sering, tapi dalam porsi kecil saat sahur dan berbuka. Ini akan membuat lambung terus terisi tanpa memicu terjadinya pembesaran secara berlebihan.

- Pilih makanan yang ramah lambung


Hindari makanan yang terlalu berlemak dan berminyak, asam, pedas, dan makanan yang mengandung gas seperti kol, sawi, serta nangka. Baiknya jauhi minuman beralkohol dan kafein.

Saat perut terasa tidak nyaman, lebih baik konsumsi sup hangat dengan kuah yang ringan (bukan cream soup). Saat sahur, jangan minum susu full-cream atau keju, karena kandungan lemaknya bisa meningkatkan produksi asam lambung.

Asam lambung naik saat puasa umumnya disebabkan oleh kondisi lambung yang kosong terlalu lama. Saat lambung tidak memiliki sesuatu untuk dicerna, kondisi ini membuatnya bergejolak dan naik ke kerongkongan, sehingga gejala yang tak nyaman pun mengganggu.

Jika kamu tetap ingin berpuasa dan mengurangi frekuensi kekambuhan, lakukan cara pencegahan di atas. Bila perlu, temui dokter untuk mendapatkan saran medis sesuai dengan kondisi lambungmu.

Meskipun sedang puasa, tetap harus jaga kesehatan yaa.

No comments