Jatuh Cinta Membuat Makanan Jadi Lebih Manis, Benarkah? Ini Penjelasannya!

Jatuh cinta bisa membuat rasa makanan menjadi manis, benarkah? Simak ulasan berikut ini.

Rasa dari makanan berbanding lurus dengan bumbu yang digunakan. Namun, ada beberapa orang yang percaya bahwa suasana hati dan emosi juga berpengaruh pada rasa makanan yang dikonsumsi.

Hal ini kemudian dikaitkan lagi dengan jatuh cinta, yang katanya bisa membuat rasa makanan menjadi lebih manis.

Seperti yang kamu ketahui, jatuh cinta identik dengan suasana romantis, perkataan atau senyum manis dari pasangan. Tak heran, orang-orang yang sedang jatuh cinta akan merasa bahwa makanan yang mereka konsumsi memiliki rasa yang lebih manis.

Suasana hati dan emosi memberikan pengaruh pada rasa makanan telah diteliti oleh Kai Qin Chan dari Radbound University Nijmegen di Belkamu. Ia mengatakan bahwa lidah mengenali rasa berkat bantuan “kuncup” pengecap, yaitu microvillus atau jaringan berbentuk rambut yang terletak di sepanjang lidah, atap mulut dan tenggorokan.

Di dalam microvillus terdapat saraf-saraf sensorik yang dapat membawa pesan ke otak mengenai rasa makanan yang dikonsumsi, apakah asin, manis, asam, atau pahit.

Melansir KlikDokter, hasil penelitan yang dilakukan oleh Kai Qin Chan menjelaskan bahwa orang yang sedang jatuh cinta memang cenderung merasakan sensasi manis pada makanan, bahkan pada makanan yang tidak memiliki rasa (tawar).

Hasil tersebut didapatkan setelah melakukan penelitian pada 197 orang yang dihadapkan pada serangkaian uji rasa. Para partisipan diminta untuk memberikan peringkat rasa manis, pahit dan asam pada permen yang telah dijajakan.

Setelah uji coba selesai, peneliti menemukan bahwa peserta yang lebih banyak menulis tentang pengalaman cinta di buku harian atau sejenisnya mampu merasakan permen dengan tingkat manis yang lebih kuat. Lucunya, peserta yang menulis cerita tentang perasaan cemburu merasakan bahwa permen tersebut terasa sangat pahit. Dari temuan ini disimpulkan bahwa perasaan jatuh cinta yang positif dapat membuat reseptor lidah menjadi lebih sensitif terhadap rasa manis yang dihasilkan gula.

Sayangnya, penelitian tersebut tidak membawa arti signifikan pada orang lanjut usia yang terus jatuh cinta pada pasangan hidupnya. Ini karena lansia telah mengalami penurunan fungsi pengecap di area mulut, sehingga sensitivitas terhadap rasa juga tidak sekuat orang-orang muda.

Selain membuat makanan terasa lebih manis, jatuh cinta ternyata juga mampu memberikan sederet manfaat sehat berikut ini:

- Menurunkan stres
Ketika sedang jatuh cinta, tubuh memproduksi hormon oksitosin dan vasopressin lebih banyak. Hormon-hormon tersebut membuat seseorang merasa lebih bahagia, sehingga produksi hormon kortisol yang memicu stres menjadi lebih minimal.

- Meningkatkan kesehatan jantung

Jatuh cinta dapat meningkatkan fungsi kerja jantung. Ini berkaitan dengan respons stres yang menurun, sehingga tekanan darah dan frekuensi nadi juga akan lebih stabil.

- Meningkatkan kekebalan tubuh


Ketika sedang jatuh cinta, sistem kekebalan tubuh akan semakin baik dalam melawan kuman penyebab penyakit. Karenanya, orang yang jatuh cinta lebih jarang sakit.

Jatuh cinta telah terbukti secara ilmiah dapat memberikan pengaruh pada indra pengecap, sehingga makanan yang hambar atau tidak memiliki kandungan gula bisa terasa manis. Selain itu, banyak sekali kenyamanan dan dampak positif bagi tubuh saat sedang jatuh cinta.

Itulah sebabnya, saat sedang jatuh cinta kamu akan merasa lebih semangat, nafsu makan meningkat dan tetap dalam kondisi sehat dalam menjalani hari-hari.

Bagaimana dengan makananmu? Terasa manis atau pahit kah? Jika makananmu lebih sering terasa pahit di lidah, barangkali kamu harus jatuh cinta hehe *just_kidding ^_^

2 comments

  1. Hem, jatuh cinta ternyata unik, segala sesuatu terasa indah dan manis, bahkan dalam hal indra rasa, itu khusus untuk yang muda saja. Kalau saya mah gak tahu, deh. Sama suami apa selalu jatuh cinta atau tetap sayang da saya lagi merasa kurang nafsu makan. Mungkin pengaruh ada masalah dengan lambung saja karena sama suami tetap cinta, ha ha.
    Saya suka paparan Teh Eva, bahas soal cinta dan makanan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, terimakasih sudah mampir mbak... iya mbak, masalah cinta dan makanan sangat menarik untuk dibahas... kalau sama suami pahit manis makanannya tetap indah dong mbak hehee...

      Delete