Ini 8 Penyebab Insomnia yang Perlu Kamu Ketahui

Hai sahabat... pernah mengalami insomnia sebelumnya? Pernah ataupun tidak, rasanya kita semua perlu mengetahui ini.

Insomnia merupakan gangguan tidur umum yang dapat membuat seseorang sulit untuk memulai tidur, sulit untuk tetap tidur, atau kamu bangun terlalu dini dan tidak dapat kembali tidur. Penyebab insomnia pun bisa beragam, dan mungkin ada yang belum kamu ketahui.

Porsi tidur setiap individu sangat bervariasi. Namun, kebanyakan orang dewasa membutuhkan 7-8 jam semalam untuk beristirahat. Saat mengalami insomnia durasi tidur kamu terancam. Bahkan tidur yang berkualitas pun tidak bisa kamu dapatkan.

Kamu mungkin masih merasa lelah ketika bangun hingga merasa tidak berenergi. Insomnia juga bisa mengganggu suasana hati, kinerja dan kualitas hidup kamu secara menyeluruh.

Pada kondisi tertentu, banyak orang dewasa mengalami insomnia jangka pendek (akut), yang berlangsung selama berhari-hari atau berminggu-minggu. Ini biasanya terjadi akibat dari stres psikis atau peristiwa traumatis.

Selain itu, pada beberapa orang insomnia bisa terjadi dalam jangka panjang atau kronis. Gangguan tidur ini bisa berlangsung lebih dari sebulan.

Penyebab insomnia yang perlu kamu ketahui

Melansir KlikDokter, insomnia bisa jadi berkaitan dengan berbagai hal berikut ini.

1. Stres

Kekhawatiran berlebih tentang pekerjaan, sekolah, kesehatan, keuangan atau kondisi keluarga dapat membuat pikiran kamu tetap aktif di malam hari, sehingga sulit terlelap. Peristiwa atau trauma dalam keseharian yang penuh tekanan hingga membuat stres tersebut juga bisa menyebabkan insomnia.

2. Jadwal perjalanan dan waktu kerja

Siklus organ tubuh kamu – atau sering disebut ritme sirkadian – bertindak sebagai pengatur siklus tidur-bangun, metabolisme dan suhu tubuh kamu. Jika ritme sirkadian tubuh kamu yang sebelumnya sudah teratur, namun karena beberapa alasan menjadi terganggu, hal ini bisa menyebabkan insomnia.

Penyebab kondisi ini termasuk jet lag setelah bepergian melintasi beberapa zona waktu, perubahan jam kerja atau shift yang sering berubah.

3. Kebiasaan tidur yang buruk

Selain aktivitas fisik berat sebelum tidur, lingkungan tidur yang tidak nyaman, kebiasaan menonton TV dan memakai gawai, kebiasaan tidur yang tidak terjadwal dengan baik juga bisa mengganggu siklus tidur kamu.

Solusinya, hindari kebisaan di atas, dan uusahakan agar jadwal tidur kamu menjadi lebih teratur.

4. Makan berlebihan mendekati jam tidur

Ngemil sebelum tidur mungkin tak akan berpengaruh. Namun, makan terlalu banyak bisa menyebabkan fisik kamu terasa tidak nyaman, khususnya saat berbaring ketika hendak tidur.

Sebagian besar orang bisa mengalami nyeri perut. Ada pula yang merasakan kembung akibat aliran balik asam dan makanan dari lambung ke kerongkongan setelah makan. Kondisi tersebut rentan membuat kamu tetap terjaga dan sulit tidur.

5. Gangguan kesehatan mental

Gangguan kecemasan, seperti gangguan stres usai trauma tertentu, dapat mengganggu tidur kamu. Selain itu, terbangun terlalu dini juga bisa menjadi pertkamu depresi. Itu sebabnya insomnia sangat mungkin terjadi pada gangguan kesehatan mental lainnya pula.

6. Konsumsi obat-obatan

Banyak obat resep justru dapat mengganggu siklus tidur seseorang, seperti golongan antidepresan, obat asma dan anti hipertensi.

Selain itu, obat yang dijual bebas juga harus dihindari karena dapat mengganggu kualitas tidur kamu. Beberapa contohnya seperti obat antinyeri, antialergi, obat flu dan produk penurun berat badan yang mengandung kafein dan stimulan lain.

7. Kondisi medis tertentu

Beberapa kondisi tertentu juga bisa mengganggu tingkat kelelapan tidur seseorang. Beberapa gangguan kesehatan – seperti nyeri kronis, kanker, penyakit jantung, asma, sleep apnea penyakit refluks gastroesofageal (GERD) dan gangguan tiroid - bisa mengganggu tidur kamu.

8. Kafein, nikotin dan alkohol

Kopi, teh, soda, dan minuman berkafein lainnya adalah suatu stimulan. Mengonsumsinya di sore atau malam hari bisa membuat kamu sulit tertidur lelap di malam hari. Nikotin dalam tembakau juga bisa mengganggu tidur kamu.  Sedangkan alkohol dapat menyebabkan kantuk, tapi mencegah tahap tidur yang lebih dalam. Akibatnya, kamu jadi mudah terbangun dari tidur.

Setelah kamu mengenal beragam penyebab insomnia yang dipaparkan di atas, kini kamu bisa lebih jeli untuk melakukan pencegahan gangguan tidur yang satu ini. Pola tidur dan durasi menentukan produktivitas keseharian serta kesehatan seseorang, baik secara psikis maupun mental. Dengan menjaga kualitas tidur harian, kamu bisa mempertahankan kualitas kesehatan kamu.

No comments