Dear Sahabat, Jarak Kita Boleh Jadi Jauh Tapi Kau Selalu di Hatiku

The Runners (Tini, Hesti, Eva)
Waktu menggilas banyak hal indah yang terasa seperti mimpi belaka. Seingatku, kita masih tertawa di bawah teduhnya pepohonan sambil menikmati makanan.

Seingatku, kita masih berjalan-jalan seharian dan mengobrolkan banyak hal dari cita-cita hingga penggalan kisah cinta.

Sahabat, aku rindu masa-masa itu.

Tapi bisa apa aku? Hanya sesekali tertawa kecut mengenang masa-masa di kala jiwa kita penuh warna.

Sesekali, kita berkomunikasi lewat telepon atau media sosial. Singkat dan kita sudah terikat kesibukan yang berbeda. Menyadari hal itu, aku hanya bisa melabuhkan rindu pada potret-potret usang yang dihiasi kebahagiaan.

Tapi ketahuilah, jarak boleh jadi memakan sisa-sisa kebersamaan, namun kau tak hanya abadi dalam kenangan melainkan selalu terpatri di dalam hati.

Aku ingat, di masa-masa suram kita selalu saling menguatkan. Kita pernah disayat-sayat keadaan hingga terluka dan nyaris ratusan kali kecewa. Namun, kita selalu berpegangan tangan dan saling menopang.

Di beberapa keadaan, aku pernah menangis mengingat kalian. Bukan karena sedih melainkan betapa bersyukurnya aku memiliki kalian sebagai sahabat.

"Akan jadi apa ya kita di masa depan?"
"Aku ingin begini..."
"Aku ingin begitu..."

Kita sering melayangkan pertanyaan seperti itu hingga lebih mirip nyanyian Doraemon. Di masa kita bersama, ada banyak impian yang selalu dimohonkan pada Tuhan. Lalu ketika menemui kebuntuan dan kegagalan, kita saling menguatkan.

Solid Friends 3,4,5 (Tari, Winxi, Eva)
Kita tahu, kita paham satu sama lain. Kadang, kita tak perlu bicara hanya untuk menjelaskan sesuatu. Aku pernah senyum-senyum di dekat kalian dan sontak tawa kita pecah serentak lalu beberapa jenak kemudian kita menjelaskan hal yang sama.

Kita juga pernah saling diam dan menyadari kecewa atau marah yang mendalam, kemudian saling memaafkan. Bahkan, kita pernah saling membelikan hadiah-hadiah kecil hanya sebagai bentuk rasa sayang.

Entah kenapa waktu terasa begitu cepat berlalu, kita pun beranjak menjadi sedikit lebih dewasa dari sebelumnya.

Namun, aku masih rindu berlarian di bawah terik Matahari sembari melontarkan canda yang membuat kita tertawa. Aku rindu menikmati masakan yang sekalipun acak-acakan tapi bersama kalian tetap bisa lewat di tenggorokan. Aku juga rindu bercerita di sepanjang malam hingga tak menyadari waktu hampir subuh.

Aku rindu momen-momen itu.

Masih ada banyak hal yang tak bisa aku tuliskan, jadi sahabat... mari bertemu lagi di masa depan, seperti yang sudah kita rencanakan sejak dulu.

Mari bertemu lagi dengan personil utuh atau lebih dari itu bahkan lebih baik (triple date).

Dan sekarang, tanpa memutus ikatan persahabatan, mari kita fokus pada jalan menuju impian yang kini dihadapi.

Tetapi, jika di suatu waktu kau butuh semangat atau dukungan, jangan pernah segan. Mari kembali saling menguatkan seperti dulu, saling menopang, dan saling mengingatkan.

Jarak hanya sedikit menjauhkan, tapi kalian tetap bertahta dalam ingatan dan terpatri dalam hati.

Tetaplah menjadi pribadi yang baik dan bahagia. ^_^

No comments