Pentingnya Gotong Royong dalam Menjaga Lingkungan


SunfloWords.com - Kerusakan lingkungan hidup di Indonesia dinilai sudah mengkhawatirkan. Terutama permasalahan sampah baik di darat, sungai, pantai, dan laut sehingga menciptakan pencemaran dan bencana.

“Bumi yang kita huni sudah ‘SOS’. Tak tanggung-tanggung Indonesia negara nomor dua rawan plastik salah satunya di laut. Jadi wajar jika ikan yang kita makan ada plastiknya,” ucap Anggota Komite II DPD RI Riri Damayanti John Latief, Selasa (5/11/2019).

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini menjelaskan fakta kerusakan lingkungan di Indonesia. Dari 133 juta hektare hutan di Indonesia telah hilang.

“Penurunan kualitas lingkungan ini, meningkatkan peristiwa bencana alam serta terancamnya kelestarian flora dan fauna,” cetus Riri Damayanti.

Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai ini mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan masalah lingkungan hidup seperti kependudukan, kemiskinan, kerusakan dan kebijakan. Untuk itu, diperlukan revolusi mental agar dapat mencintai lingkungan yang ada di sekitar.

"Gotong royong dalam menjaga lingkungan hidup agar tetap aman ditinggali adalah tugas kita bersama, baik masyarakat, pemerintah daerah, ataupun lainnya. Dan imbasnya, salah satunya pada ekonomi masyarakat," kata Riri Damayanti.

“Misalnya pada wisatawan di Bengkulu. Kalau wisatawan betah dengan Bengkulu yang bersih maka wisatawan itu akan kembali lagi ke tempat kita dan bisa jadi membawa wisatawan lainnya. Tentu, ini dapat menambah ekomomi masyarakat terutama pada pelaku industri kecil dan khas lokal kerajinan Bengkulu,” jelas Riri Damayanti.

Untuk diketahui, Komite II DPD RI merupakan alat kelengkapan DPD RI. Komite II DPD RI memiliki tugas konstitusional untuk memperhatikan urusan daerah diantaranya mengenai Pertanian dan Perkebunan, Perhubungan, Kelautan dan Perikanan, Energi dan Sumber daya mineral, Kehutanan dan Lingkungan hidup, Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah Tertinggal, Perindustrian dan Perdagangan, Penanaman Modal, dan Pekerjaan Umum. [**]

No comments