Pasangan Suka Membandingkanmu dengan Orang Lain? Ini Cara Bijak Menghadapinya

sumber gambar: fem.com
Membandingkan seseorang dengan orang lainnya barangkali sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Sayangnya, tak jarang hal ini berbuntut pada beberapa komentar negatif dan terkesan memojokkan hingga bisa membuat seseorang tersinggung.

Perilaku membandingkan ini sebenarnya tidak baik, sebab kita tentu tahu bahwa setiap orang memiliki kemampuan, kelebihan, keistimewaan, bahkan kelemahan tersendiri dan yang pasti berbeda-beda.

"Coba deh kamu tuh pinter kayak si A,"
"Kamu tuh harusnya lebih ramah lagi kayak si B itu,"
"Apaan sih! si C lebih cantik dari kamu tahu nggak!"


Beberapa kalimat di atas adalah segelintir contoh kalimat membandingkan. Jika itu terjadi pada saya, tentu saya akan tersinggung. Terlebih jika orang yang mengatakannya tidak tahu alasan atau cerita yang saya miliki.

Nah, lantas bagaimana rasanya jika pasanganmu membandingkan kamu dengan orang lain? Ada banyak faktor yang menyebabkan hal ini bisa terjadi, bisa karena dia merasa tidak puas, bisa jadi karena dia mulai bosan, atau memang perasaannya mulai terasa hambar.

"Bisa nggak sih kamu tuh lebih rapi sedikit kayak istri si G?"
"Itu muka atau panci gosong? Dandan kek kayak artis itu."
"Kamu jadi suami pelit banget sih, royal dong kayak suaminya temen aku!"


Itu adalah beberapa contoh kalimat membandingkan pasangan dengan orang lain. Ini tidak baik, teman. Percayalah, membandingkan ini tidak baik. Seolah kamu sangat tidak suka dia seperti itu tanpa mengetahui alasannya. Membandingkan pasanganmu berarti kamu ragu dengan pilihanmu sendiri, bukankah pasanganmu itu kamu yang memilihnya?

Jika maksudmu adalah untuk memperbaiki, menegur, atau mengarahkan, tentu masih ada banyak kalimat yang lebih halus, lembut, dan enak didengar.

Sebagian orang yang berlapang dada akan menganggap hal tersebut sebagai motivasi, tapi ada juga yang menganggapnya sebagai penghinaan. Dibandingkan dengan orang lain sangat tidak enak dan menyinggung perasaan.

Hal ini dapat menimbulkan perasaan dan dampak negatif dalam hubungan. Apalagi dibanding-bandingkan dengan mantan. Jangan pernah melakukan itu, teman. Itu sangat melukai perasaan pasanganmu.

Jika hal ini terjadi padamu, tentu kamu harus tenang menghadapi hal semacam ini. Tidak perlu marah-marah, terlebih jika kamu menganggap hubunganmu dan pasangan sangatlah berharga.

Pasangan yang membandingkanmu dengan orang lain memang akan meninggalkan luka jika sering dilakukan. Bahkan, perilaku tersebut tentu akan membuat hubungan kalian berdua renggang karena sering bertengkar atau kamu yang tidak merasa percaya diri.

Nah melansir hellosehat.com, jika kamu sedang mengalami situasi seperti ini, ada beberapa tips yang mungkin dapat membantumu untuk keluar dari masalah tersebut dan menyelesaikannya dengan baik, seperti:

1. Berkomunikasi
 
Komunikasi dengan memberitahu pasangan bahwa kamu tidak bisa disamakan dengan orang lain karena kamu dan orang tersebut berbeda. Cobalah untuk jujur tentang perasaan kamu yang sebenarnya. Bicarakan baik-baik hingga dia dapat mengerti dan memahami kamu.

2. Introspeksi diri
 
Kamu dan pasangan harus saling memperbaiki diri sendiri karena setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kesadaran ini harus dimulai dari kamu, jika menurutmu ada yang kurang dari pasanganmu, maka jangan ikut atau membalas membandingkannya dengan orang lain, melainkan beritahu dia dengan cara yang baik.

Menerima apa adanya dalam hubungan memang baik, namun akan lebih baik jika kalian sama-sama memperbaiki diri sendiri sebelum menuntut pasangan untuk berubah agar hubungan lebih sehat dan dewasa tanpa perlu dibanding-bandingkan dengan orang lain.

Pasangan yang suka membandingkanmu dengan orang lain sebenarnya berasal dari ketidakpuasan. Akan tetapi, bagaimana caramu menyikapinya adalah kunci untuk menyelesaikan masalah yang dapat merenggangkan hubungan kalian.

Pasanganmu adalah orang yang kamu cintai, orang yang dulunya kamu perjuangkan dengan baik, jadi silakan pikirkan lagi jika ingin melukai perasaannya dengan membandingkan dia. Memperbaiki diri atau menginginkan pasangan menjadi lebih baik tentu sah-sah saja, tapi tidak dengan cara membandingkannya dengan orang lain.

2 comments

  1. Sisi positifnya sih ut menjadi motivasi jika membandingkan dengan orang lain :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, bener. Tapi rasanya tidak juga dengan cara membandingkan. Sebab masih ada kalimat yang lebih baik lagi :)

      Delete