Tragedi Bus Sriwijaya, Senator Riri Turut Berduka


SunfloWords.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di tanjakan kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan pada Selasa dini hari menelan banyak korban jiwa.

Bus tersebut masuk jurang saat melintas di tikungan Lematang Indah Desa Pelang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam ke Sumatera Selatan.

Anggota Komite II DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief menyampaikan duka yang mendalam atas musibah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di tanjakan kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan.

“Semoga para keluarga tetap tenang dan bersabar. Saya ikut prihatin atas kejadian ini,” kata Riri Damayanti, Kamis (26/12/2019).

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini berharap, Pemerintah serta pihak terkait dapat bersikap responsif terhadap setiap perkembangan informasi mengenai kecelakaan ini.

“Mudah-mudahan keluarga yang tinggal dapat bersabar. Dan pihak berwenang seperti Basarnas dan yang lain cukup responsif dengan mengirim petugasnya ke lokasi yang disinyalir tempat jatuhnya bus,” harap Riri Damayanti.

Senator Muda ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan korban. Dan berharap hal serupa tidak terulang kembali.

“Sama-sama kita berdoa semoga semua dalam keadaan baik. Kita berdoa semoga peristiwa yang sama tidak terjadi kembali,” ungkap Riri Damayanti.

Informasi yang terhimpun, Senin tanggal 23 Desember 2019 sekira Pukul 23.00 WIB telah terjadi lakalantas tunggal Bus Sriwijaya dengan tujuan Bengkulu - Palembang di Tikungan Lematang Indah Ds Pelang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Bus Sriwijaya dengan nomor polisi BD 7032 AU, ketika bus sedang melewati tikungan Lematang Indah di KM 9 dengan kecepatan tinggi bus yang diduga remnya blong menabrak dinding pembatas. Bus itu membawa penumpang 54 orang.

Saat ini, penyelamat kantor Basarnas Bengkulu telah mengirim 10 orang untuk membantu upaya penyelamatan, atas insiden kecelakaan yang dialami Sriwijaya express yang mengalami kecelakaan.

Tim yang dikirim ini menggunakan peralatan penyelamatan dan menyelam lengkap, agar bisa menembus medan lokasi yang cukup sulit karena berada di lokasi jurang.

Selain itu, Pemerintah Kota juga menurunkan 10 ambulans untuk membantu korban kecelakaan tersebut. [**]

No comments