Dermaga Kahyapu Rusak, Mobilisasi dan Aktivitas Masyarakat Enggano Terhambat


SunfloWords.com - Dermaga Penyeberangan Kahyapu Pulau Enggano yang rusak sejak Minggu 4 Agustus 2019 lalu belum diperbaiki. Saat ini, masyarakat mulai mengeluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) karena kapal Feri yang biasanya membawa pasokan minyak dan gas tidak bisa berlabuh di Pulau Enggano.

Anggota Komite II DPD RI Riri Damayanti John Latief meminta kepada pihak-pihak terkait untuk segera melakukan tindakan perbaikan terhadap Dermaga Kahyapu agar Kapal yang membawa persediaan BBM dan LPG dapat segera berlabuh.

“Saya minta pihak terkait segera memperbaiki Dermaga Kahyapu itu, supaya kapal Feri bisa masuk kembali ke Enggano, sehingga pasokan BBM dan LPG lancar kembali,” ungkap Riri Damayanti, Kamis (23/1/2020).

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini mengatakan, rusaknya dermaga Kahyapu ini dapat menghambat mobilisasi dan aktivitas masyarakat Enggano.

"Aktivitas ekonomi masyarakat akan terganggu, karena selama ini dermaga Kahyapu digunakan sebagai tempat kapal bermuatan barang seperti kebutuhan sembako dan BBM dari Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu ke Pulau Enggano. Begitu juga sebaliknya, membawa muatan hasil pertanian warga Pulau Enggano ke Kota Bengkulu," jelas Riri Damayanti.

Untuk itu, Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur berharap, institusi negara yang memiliki kewenangan dalam hal ini untuk segera menyikapinya.

"Harapan kita semua sama, cepat diperbaiki dan aktivitas ekonomi lancar kembali," demikian Riri Damayanti.

Diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia akan menggelontorkan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp7 miliar untuk perbaikan dermaga di Desa Kahyapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu yang rusak sejak beberapa bulan lalu.

Namun, hingga kini anggaran tersebut belumlah turun. Sehingga rencana pembangunan yang recana di tahun 2020, sedikit terhambat. Sedangkan untuk anggaran APBD Provinsi Bengkulu belum mampu melakukan perbaikan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Darpinudin, mengatakan APBD Provinsi hanya bisa untuk membuat desain perbaikan dermaga saja.

"APBD nanti cuma untuk review desain saja. Sekarang kita sedang persiapan administrasi dan review desain. Nanti setelah selesai baru kita lelang fisik. Kalau selesainya kapan kita belum tahu, lelang saja belum," papar Darpinudin. [**]

No comments