Bertarung dengan Masa Lalu, Ini 7 Langkah Melepaskan Kenangan yang Penuh Luka


Setiap kita pasti memiliki kenangan, baik itu kenangan indah atau kenangan buruk yang penuh luka. Apapun itu, kenangan adalah bagian dari cerita hidup kita.

Ada banyak pelajaran, ada taburan perasaan, dan ada pula yang tak bisa dilupakan. Kenangan-kenangan itu terpatri dalam memori.

Namun, memang ada beberapa kenangan yang harus dilupakan. Kenangan yang mengharuskan kita move on darinya. Dan berikut langkah-langkah untuk melepas kenangan yang penuh luka itu.

1. Sebelum benar-benar bisa melepaskan, kamu harus menghadapi apapun yang terjadi dan menerima bahwa itu adalah bagian dari pengalaman masa lalu.

Cobalah untuk mencari bantuan dari orang terdekat. Bicaralah dengan seseorang yang kamu percaya, atau tulis di buku diary. Kamu perlu membagikan apa yang telah terjadi, untuk melanjutkan cerita-cerita hidup yang lainnya. Terlebih, agar kamu merasa lega dan tak ada beban lagi di hatimu.

2. Selalu ada pelajaran penting yang dapat diambil, jadi belajarlah dari kenanganmu itu. Carilah hal-hal penting yang bisa kamu pelajari, agar di masa depan tidak jatuh pada kesalahan yang sama.

Dan memang itu tidak membuat keadaanmu jadi lebih baik, tetapi dengan melakukan itu akan mengurangi kadar luka yang melekat padamu.

3. Tulis pelajaran penting yang kamu ketahui itu di selembar kertas dan ulangi untuk diri sendiri ketika kamu merasa tidak bisa move on. Sebagai contoh, jika kamu pernah terluka karena pelecehan, maka kamu dapat menulis sesuatu seperti:
"Pengalamanku tentang pelecehan tidak menentukan siapa diriku. Aku orang yang lebih kuat sekarang, dan menjadi lemah bukan takdirku. Tuhan mencintai orang yang kuat. Aku bisa memilih masa depanku sendiri, berjalan lebih baik dan lebih tangguh."

4. Ulangi kata-kata tersebut sesering mungkin sehingga berakar di pikiran kamu. Biarkan itu menjadi lebih kuat di ingatanmu daripada pengalaman buruk.

Katakan lebih sering - sampai kamu bersungguh-sungguh - maka kamu akan mulai merasa bahwa dirimu lebih bebas. Tekun dan teruslah berjuang ketika kenangan lama kembali.

5. Berusaha menjadi orang yang bisa berdamai dengan diri sendiri. Ketika kedamaian menjadi fokusmu, ingatan lama akan memiliki daya yang lebih kecil. Namun, mencari kedamaian harus menjadi pilihan yang disadari dan konstan.

6. Ketika masa lalu mencoba mengganggu, fokuskan dengan kuat pada masa kini. Tempatkan dirimu pada apa yang terjadi di sekitar kamu, dan cobalah untuk menarik napas dalam-dalam, lalu hembuskan pelan-pelan dengan santai dan rileks. Ingat bahwa kamu berada di sini pada saat ini; kamu tidak sedang hidup di masa lalu.

7. Maafkan. Ya! Kamu harus pandai memaafkan dan menjadi pribadi yang pemaaf untuk kedamaian dirimu sendiri. Cobalah untuk menyembuhkan diri dari apa yang terjadi, lalu lepaskan kekesalanmu.

Kamu tidak menginginkannya dalam hidup karena mereka hanya akan mengikat kamu dengan masa lalu. Dan kamu mungkin perlu bantuan pada hal ini - tetapi itu sepadan dengan perjuangan sehari-hari. Ini adalah hal yang ampuh untuk membuatmu bergerak maju dan bebas.

Pada akhirnya, bertarung dengan masa lalu yakni dengan kenangan-kenangan buruk yang kamu alami memang tidak mudah. Tapi bukan berarti tidak bisa.

Kamu pasti bisa sebagaimana kamu bisa menjadi lebih baik lagi dan tentunya menjadi lebih hebat. Masa lalu adalah bagian dari dirimu, tapi masa lalu bukanlah penentu akan jadi apa kamu di masa depan. Karena ada banyak hal dapat berubah, termasuk dirimu.

Dekatkan dirimu pada Tuhan, sebab Allah adalah sebaik-baik penolong dan jangan lupa untuk banyak-banyak istighfar dan bersyukur yaa. Semoga kamu menang melawan kenangan buruk dan bisa menjadi lebih baik, menjadi lebih hebat di masa depan.

No comments

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia