5 Kiat Efektif Belajar di Rumah untuk Pencegahan Corona

sumber gambar: oneclay.net
Virus corona memberikan dampak pada banyak hal. Tak hanya di bidang perekonomian dan pariwisata saja, virus corona juga menghambat proses belajar mengajar di negeri ini bahkan di dunia.

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo mengumumkan agar belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Hal ini dilakukan guna menekan atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Setiap siswa/siswi belajar di rumah, diawasi orangtua dan tetap mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru via online. Belajarnya pun bisa lewat aplikasi, lewat google, lewat whatsapp, bahkan lewat video call.

Nah, orang tua punya peranan penting untuk menemani proses belajar anak di rumah. Melansir KlikDokter, agar anak-anak tetap produktif, berikut ini beberapa panduan untuk cara belajar di rumah yang efektif:

1. Sediakan Tempat Khusus untuk Belajar


Melansir KlikDokter, para orang tua perlu mengkhususkan satu area di rumah untuk digunakan anak belajar dan mengerjakan tugas sekolah.

Usahakan agar area tersebut tenang, jauh dari suara nyaring televisi atau radio, serta banyak cahaya.

2. Atur Jadwal dengan Baik


Hindari bersikap otoriter. Setiap orang tua disarankan untuk mengajak anak berunding mengenai waktu belajarnya setiap hari.

Diskusikan dengan anak kapan waktu terbaik untuk belajar. Sepakati juga durasi belajarnya dan waktu yang akan dialokasikan untuk membaca buku, di luar waktu mengerjakan tugas sekolah.

Tekankan pada anak mengenai konsistensi untuk mematuhi jadwal tersebut setiap hari.

3. Minimalkan Distraksi atau Gangguan


Selama waktu belajar, sebisa mungkin hindari faktor-faktor yang dapat mengganggu, seperti televisi, telepon seluler, dan gawai.

Orang tua juga perlu mengindahkan aturan ini. Jadi, saat mendampingi anak belajar, usahakan tidak menggunakan gawai, kecuali untuk hal-hal yang mendesak.

4. Ketahui Gaya Belajar Anak


Secara garis besar, terdapat tiga tipe gaya belajar anak, yaitu visual, auditorik dan kinestetik. Ketahui tipe gaya belajar anak dan bantu ia belajar sesuai dengan tipenya.

- Visual

Anak tipe ini biasanya dapat menerima informasi dengan melihat gambar. Orang tua dapat mengajarinya melalui gambar, peta pikiran (mind mapping), dan buku berilustrasi.

- Audio

Anak dengan tipe audio lebih sensitif terhadap suara, musik, dan memiliki minat tinggi terhadap irama. Saat belajar, orang tua dapat menggunakan intonasi ketika menyampaikan informasi pada anak. Belajar dengan teknik bercerita.

- Kinestetik

Anak lebih mudah menyerap informasi melalui aktivitas. Orang tua dapat menggunakan alat peraga atau mengaplikasikan langsung materi belajar.

5. Ketahui Target di Sekolahnya


Penting bagi para orang tua untuk berdiskusi secara intensif dengan guru di sekolah anak guna mengetahui target pencapaian di sekolah.

Jika tujuannya untuk ujian akhir, pastikan mereka belajar lebih keras. Di sisi lain, kalau ada target selanjutnya, sesuaikan cara belajarnya.

Menghadapi pandemi virus corona, kegiatan belajar di rumah menjadi cara yang efektif bagi anak untuk tetap mendapatkan ilmu pengetahuan sekaligus mencegah penyebaran penyakit mematikan tersebut.

Jadi, untuk para orang tua jangan suka memarahi anak-anak yang belajar di rumah ya. Manfaatkan momen ini untuk lebih dekat dengan anak-anak, dan mengetahui bagaimana mereka menyerap pelajaran dari gurunya, sehingga para orang tua dapat memahami anak.

Ingat, jangan pernah melontarkan kata-kata kasar pada anak. Hal tersebut akan membekas dalam ingatannya dan juga mengganggunya dalam belajar. Jangan sampai orang tua stres dan anak-anak menjadi pelampiasannya.

No comments