Cegah Covid-19, Lakukan Tindakan Promotif dan Preventif


SunfloWords.com - Separuh negara di dunia kini tengah berjuang menghadapi pandemi virus corona. Sebanyak 196 negara telah mencatat adanya penemuan kasus di negara mereka masing-masing. Corona menginfeksi bukan hanya rakyat biasa namun juga pejabat tinggi, agamawan, hingga orang-orang penting di sebuah negara.

Anggota Komite II DPR RI Hj. Riri Damayanti mengatakan, penyebaran corona tidak bisa dihentikan dengan kepanikan dan ketakutan, namun dengan mengerahkan semua kemampuan yang ada agar menjadi satu kekuatan dalam menghentikan grafik peningkatan pasien terinfeksi.

"Apresiasi buat semua level pemerintahan yang telah dengan sigap menggerakkan masyarakat untuk sama-sama meningkatkan kesadaran untuk mendeteksi, mengetes, merawat, dan mengisolasi penyebaran corona," kata Riri Damayanti, Kamis (26/3/2020).

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini menjelaskan, World Health Organization (WHO) selaku lembaga Organisasi Kesehatan Dunia telah secara resmi menyatakan virus corona COVID-19 sebagai pandemi pada 11 Maret 2020 karena penyebarannya terus meningkat secara drastis di seluruh dunia.

"Sebelumnya sudah ada flu spanyol, pandemi H1N1, dan lain-lain. Tapi tidak seheboh sekarang karena memang sekarang ditunjang dengan kemajuan teknologi transportasi dan informasi, menjadikan dunia makin terkoneksi. Intinya, jangan sampai kita terpapar virus ini dan semua orang harus sama-sama melakukan tindakan promotif dan preventif," ungkap Riri Damayanti.

Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini berharap langkah-langkah antisipasi akibat pendemi ini dilakukan dengan sungguh-sungguh.

"Secara ekonomi dampaknya akan sangat besar. Sekarang saja bisnis penerbangan, hotel dan pariwisata sudah sangat lesu. Termasuk UMKM di Bengkulu ikut terpukul," jelas Riri Damayanti.

Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai ini mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kebersihan lingkungan dengan desinfektan secara berkala, sering-sering mencuci tangan di air mengalir, sediakan sabun atau hand sanitizer di tempat-tempat umum, menggunakan masker bila sakit, budayakan perilaku hidup sehat, dan hindari keluar rumah bila tak begitu penting.

"Segera lapor kepada petugas kalau menemukan adanya yang mengalami gejala demam di atas 38 derajat C, batuk, pilek dan sesak nafas. Sebarkan informasi yang benar dan bermanfaat terkait pencegahan penyebaran corona di media sosial," sampai Riri Damayanti.

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana BKKBN Provinsi Bengkulu ini juga mengajak kepada semua pihak untuk tidak berspekulasi menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya terkait corona ini.

"Perbanyak berdoa kepada Allah, mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir dan kehidupan kembali normal seperti semula dan pekerjaan-pekerjaan kita untuk membangun Bengkulu yang lebih baik khususnya, Indonesia pada umumnya dapat berlanjut," demikian Riri Damayanti. [**]

4 comments

  1. Bener bgt. Berita yg blm tentu valid malah bikin yg baca makin down.. Aku ngrasain bgt efeknya mbak. Dr kmrin karena lg dirawat di RS ngerasa bosan kan, trus buka2 medsos eh tensi dan demamku naik lg. Huhu
    Coba seharian full ga buka medsos alhmdulillah demam mulai turun. Plis stay safe semua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Stay safe kak, semoga kita semua sehat selalu... ikhtiar jaga kesehatan :)

      Delete
  2. Sayangnya di awal2, petinggi2 meremehkan virus ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, memprihatinkan. Masa harus korban banyak dulu baru serius...

      Delete