Hindari Stres Akibat Belum Bisa Mudik Lebaran Tahun Ini


Tahun ini sepertinya akan terkenang, pasalnya covid-19 mengubah banyak hal. Salah satunya yakni tradisi mudik sebelum lebaran.

Di tahun sebelumnya masih bisa mudik dengan aman dan nyaman. Masih bisa berkumpul dengan keluarga besar serta berbagi kebahagiaan dalam bingkai pertemuan, namun tahun 2020 berbeda.

Nah, bagi teman-teman yang belum bisa mudik lebaran tahun ini jangan bersedih yaa. Jangan stress, tetap jaga kesehatan dan hubungi keluarga lewat telepon atau media sosial.

Pun kalau stress karena tidak bisa mudik, harus segera cari pelarian. Melansir KlikDokter, Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog mengatakan, stres karena tidak mudik memang wajar dialami oleh beberapa orang, khususnya di saat pandemi seperti sekarang.

Menurutnya, berada jauh dari keluarga merupakan satu dari banyak faktor yang memengaruhi terjadinya stres akibat tidak bisa mudik.

“Ini, kan, kondisi pertama kali, ya, bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Jadi, ketika seseorang tidak bisa pulang mudik untuk bertemu keluarganya, ya, wajar aja bisa stres. Apalagi kalau orang tersebut adalah perantau dan hanya tinggal sendiri di satu kota. Rasa stres ini justru bisa semakin parah pada orang dengan kondisi tersebut karena, ya, merasa sangat kesepian,” ujar Ikhsan dikutip dari KlikDokter.

Jika rasa stres ini tidak bisa diatasi atau di-manage dengan baik, maka akan ada dampak yang bisa dialami oleh seseorang, seperti rasa depresi dan cemas yang berlebihan.

“Sama seperti stres pada umumnya, jika tidak bisa diatasi dengan baik maka akan menimbulkan kecemasan yang berlebihan. Kecemasan berlebihan ini nantinya akan berdampak pada depresi dan kesehatan fisik lainnya. Maka dari itu, orang yang memang tidak bisa mudik tahun ini sebaiknya tetap atur kadar stres, dan pahami bahwa ini hanya bersifat sementara,” jelas Ikhsan.

Tidak mudik bukan berarti kamu tidak bisa silaturahmi dengan keluarga di kampung. Kamu masih bisa melakukan silaturahmi dengan cara video call atau menelepon keluarga yang ada di kampung.

“Kita harus tahu ini adalah situasi yang di luar kendali kita dan bukan kemauan kita. Jadi, kita tidak bisa memaksakan kehendak yang maunya tetap mudik. Silaturahmi bisa melalui video call atau telponan dengan keluarga. Hal ini pasti akan sangat membantu kamu mengurangi kadar stres ketika tidak bisa mudik saat pandemi COVID-19,” tutur Ikhsan.

Selain itu, cara lainnya yang bisa dilakukan untuk tetap menjalin silaturahmi dengan keluarga saat pandemi adalah dengan memberikan bingkisan atau hampers lebaran.

Kamu bisa memesan ke toko online yang menjual hampers lebaran lengkap dengan disertai kartu ucapan.

“Kamu bisa menuliskan sendiri kartu ucapan yang diawali dengan permintaan maaf karena tidak bisa ikut lebaran bersama tahun ini. Selanjutnya, kamu juga bisa menuliskan permintaan maaf atas segala kesalahan yang pernah dibuat, dan ditutup dengan wish atau harapan untuk keluarga kamu,” tambahnya.

Lalu, cara terakhir yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa stres tidak mudik dan silaturahmi dengan keluarga di kampung. Kenakan baju lebaran yang sama dengan baju lebaran yang  keluarga di kampung halaman.

“Dengan mengenakan baju yang sama dengan keluarga di kampung, ini bisa membantu mengatasi rasa kangen dengan keluarga. Selanjutnya, kamu bisa ngobrol dengan keluarga melalui video call sambil memakan ketupat yang sudah kamu beli sebelumnya,” tutup Ikhsan.

Selama pandemi COVID-19 masih berlangsung, masyarakat memang tidak diperbolehkan untuk mudik ke kampung halaman.

Bukan tanpa alasan, ini guna menekan angka penyebaran virus corona dan menghindari virus menginfeksi anggota keluarga yang ada di kampung halaman.

Meski kamu tidak terinfeksi virus corona, tapi kamu masih bisa menjadi carrier untuk orang-orang di sekitar kamu.

Untuk itu, sebaiknya kita menunggu mudik hingga pandemi ini berakhir. Demi orang-orang yang kita sayangi di kampung halaman tetap sehat dan tidak tertular.

Selamat merayakan hari raya idulfitri :)

No comments