3 Jenis Covid Test yang Harus Diketahui


Suasana negeri saat ini masih diliputi pandemi, new normal yang diberlakukan tetap harus bergandengan dengan protokol kesehatan. Masyarakat yang menjalani berbagai aktivitas harus mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, face shield, hand sanitizer, menjaga jarak, cuci tangan, dan lainnya.

Meski sudah ada kelonggaran dalam beraktivitas, selain mematuhi protokol kesehatan kita juga ditekankan tetap menjaga kesehatan. Hal tersebut dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Terhitung tanggal 21 Juni 2020 pada update WHO (World Health Organization), covid-19 ada di 216 Negara dengan orang yang terkonfirmasi positif sebanyak 8.650.917 dan yang meninggal sebanyak 460.360. Sementara itu di Indonesia per tanggal 21 Juni 2020 ada 45.891 pasien positif covid-19, sembuh sebanyak 18.404, dan ada 2.465 orang yang meninggal.

Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat harus bersinergi menghadapi pandemi ini. Selain protokol kesehatan yang harus dipatuhi semua kalangan dan pembagian bantuan pada yang membutuhkan, bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah dengan adanya covid test.

Terinfeksi covid-19 atau tidaknya seseorang dapat diketahui dari covid test. Ada berbagai jenis covid test yang harus diketahui, yuk baca ulasannya berikut ini.

1. PCR (Polymerase Chain Reaction)

Metode PCR tentu tak asing lagi bagi kita, dalam berbagai sumber disebutkan bahwa metode ini dapat menemukan partikel virus di tubuh kita dan dapat pula menempatkan urutan gen Coronavirus.

Nah, PCR ini dilakukan oleh petugas medis dengan cara menyeka bagian hidung atau belakang tenggorokan.

Ini adalah upaya untuk mengambil sampel air liur, atau mengumpulkan sampel cairan dari saluran pernapasan bawah.

Namun, untuk mengetahui hasil yang positif atau negatif covid-19 diperlukan pemeriksaan PCR yang cukup lama. Sebab PCR hanya dilakukan di laboratorium yang sudah ditunjuk pemerintah.

2. Rapid Test

Berbeda dengan PCR yang dilakukan dengan mengambil sampel air liur, rapid test menggunakan sampel darah untuk mengetahui seseorang positif atau negatif covid-19.

Sampel darah digunakan untuk mendeteksi immunoglobulin, yaitu antibodi yang terbentuk saat tubuh mengalami infeksi. Jadi, dengan rapid test pasien pada tahap awal infeksi dapat diketahui lebih cepat.

Hasil dari rapid test pun tidak membutuhkan waktu yang lama, 15-20 menit sejak melakukan rapid test bisa diketahui hasilnya positif ataukah negatif.

3. TCM (Tes Cepat Molekuler)

TCM biasa digunakan bagi pasien penyakit tuberkolosis (TB). Dengan metode ini, pemeriksaan akan menggunakan antigen.

Dalam banyak sumber disebutkan bahwa TCM menggunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge. Tes ini akan mengidentifikasi RNA pada virus corona pada mesin yang menggunakan cartridge khusus yang bisa mendeteksi virus corona.

Kurang dari dua jam hasil tes sudah bisa diketahui apakah pasien tersebut positif covid-19.

Layanan Rapid Test Melalui Halodoc
 

Untuk diketahui, Halodoc merupakan aplikasi kesehatan yang dapat menjawab berbagai pertanyaan dan persoalan mengenai kesehatan. Ada banyak layanan yang tersedia seperti buat janji RS, chat dengan dokter, kesehatan jiwa, beli obat, hingga tes covid-19.

Aplikasi ini sangat memudahkan sebab bisa diakses siapa saja dan di mana saja. Aplikasi Halodoc bisa didapatkan di Play store bagi pengguna android dan di App store bagi pengguna IOS.

Nah, sebagai upaya membantu pemerintah dalam menekan laju peningkatan kasus Covid-19, kini Halodoc menyediakan layanan rapid test yang berlokasi di Jabodetabek yang bekerja sama dengan berbagai mitra rumah sakit. Sebelum mengakses layanan tersebut pengguna harus mendaftarkan akun terlebih dahulu.

Cara Daftar Akun Halodoc:
1. Klik "Mulai Sekarang (Get Started)"
2. Masukkan nomor ponsel yang aktif pada perangkat (pastikan nomor ponsel yang dimasukkan benar karena Halodoc akan mengirimkan SMS kode verifikasi ke nomor ponsel tersebut)
3. Klik Verifikasi (Verify)
4. Masukkan 6 digit kode OTP yang dikirimkan melalui SMS
5. Klik Konfirmasi (Confirm)

Cara Melakukan Rapid Test Melalui Halodoc:

1. Pertama-tama, buka aplikasi Halodoc dan klik tombol "Covid-19 Test" kemudian klik ini: Lokasi Rapid Test Drive.
2. Setelah itu, kamu bisa memilih tempat dan waktu untuk melakukan rapid test ini.
3. Kamu akan diminta untuk mengunggah foto/scan informasi diri (KTP untuk orang dewasa, dan Kartu Keluarga untuk anak di bawah umur) dan melakukan pemesanan.
4. Jika sudah mengunggahnya, kamu akan melanjutkan ke tahap pembayaran. Biaya akan bergantung kepada biaya jasa tenaga medis dan penyediaan alat yang diberikan oleh pihak rumah sakit.
5. Setelah berhasil, maka kamu akan menerima kembali SMS konfirmasi tentang jadwal tes dan detail pesanan. SMS tersebut harus ditunjukkan kepada petugas medis saat melakukan pemeriksaan kelak. 
 

Sebelum pergi ke lokasi tes untuk melakukan rapid test, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:

1. Pastikan datang tepat waktu berdasarkan jadwal yang telah dikonfirmasi (hindari datang terlalu awal). Jika memungkinkan, mintalah orang terdekat untuk menemani kamu pergi ke lokasi tes.
2. Pastikan kamu selalu mengenakan masker selama perjalanan maupun saat sudah sampai di lokasi tes.
3. Sesampai di lokasi tes, akan ada pemeriksaan KTP (Kartu Keluarga untuk yang di bawah umur) dan SMS konfirmasi di Pos 1 oleh petugas. Pastikan membawa smartphone yang kamu gunakan untuk melakukan booking. Tes hanya berlaku bagi 1 (satu) pasien sesuai dengan KTP yang telah didaftarkan.
4. Prosedur pengambilan sampel darah dan penamaan test kit akan dilakukan di Pos 2.

Setelah melakukan serangkaian tes, kamu disarankan untuk segera meninggalkan area fasilitas tes. Kamu tak perlu menunggu hasil tes, karena hasilnya akan dikirimkan melalui SMS atau notifikasi Halodoc di smartphone kamu satu hari setelahnya.

Setelah Hasil Rapid Test Covid-19 Keluar;

1. Kapan hasil rapid test akan keluar?

Setelah melakukan pemeriksaan, maka hasilnya akan keluar satu hari setelahnya. Kamu akan mendapatkan pemberitahuan melalui SMS atau aplikasi Halodoc pada bagian riwayat transaksi. Untuk dapat melihat hasil rapid test yang sudah kamu lakukan, pastikan aplikasi Halodoc di smartphone kamu adalah versi terbaru.

2. Jika hasilnya positif?

Sebaiknya kamu segera kembali melakukan konsultasi dengan dokter di Halodoc. Di sini kamu akan ditentukan tingkat keparahannya.

Jika dokter mengatakan bahwa gejala yang kamu alami masih ringan, maka kamu akan diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

3. Jika hasilnya gejala sedang atau berat?

Sementara, jika dokter mengatakan bahwa kamu memiliki tingkatan gejala sedang atau berat, maka kamu akan dirujuk untuk ke rumah sakit khusus penanganan Covid-19 untuk mendapatkan perawatan intensif.

4. Jadi, siapa saja yang perlu melakukan rapid test?

Jika kamu atau orang terdekat kamu memiliki gejala yang mirip dengan Covid-19, kini saatnya untuk memastikan kesehatan kamu dengan melakukan rapid test Covid-19 hanya di Halodoc.

Selain mudah dan praktis, melakukan rapid test dengan Halodoc dijamin aman. Jangan lupa untuk memerhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Dengan aplikasi Halodoc, kamu tidak perlu terjebak antrean untuk melakukan rapid test. Jadi tunggu apalagi? Ayo download aplikasinya sekarang juga.

2 comments

  1. stay safe and stay healthy everyone :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. yep :) semoga kita semua sehat selalu dan Indonesia mampu bangkit dari pandemi, aamiin...

      Delete

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia