Harganas 2020 di Tengah Pandemi, Senator: Pastikan Ketahanan Keluarga Tetap Tangguh


SunfloWords.com - Belum begitu banyak masyarakat yang mengenal Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang jatuh setiap tanggal 29 Juni setiap tahun. Hal ini memberikan gambaran bahwa peringatan hari ini perlu lebih disosialisasikan secara luas kepada masyarakat.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Hj Riri Damayanti John Latief, mengutarakan, tepat 50 tahun yang lalu (29 Juni 1970), pemerintah mencanangkan Gerakan Nasional Keluarga Berencana (KB), sekaligus peresmian Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Lanjutnya, keberhasilan program KB ini menurunkan jumlah anak perempuan dari hampir 6 anak menjadi 2 anak, menyebabkan prioritas kebijakan kependudukan bergeser dari KB ke pembangunan keluarga. 

"Pergeseran fokus dari kuantitas menjadi kualitas keluarga inilah yang menempatkan keluarga sebagai wahana pertama dan utama dalam pembangunan manusia berkualitas," jelas Riri Damayanti.

Saat ini, menurut Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga SEMAKU ini, Harganas diperingati dalam suasana berbeda. Pandemi covid-19 selama 3 bulan terakhir telah mengubah cara hidup dan cara kerja sebagian besar keluarga Indonesia.

"Belum ada kepastian kapan berakhir. Kita sedang dalam transisi dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ke kehidupan new normal dan berharap segera masuk ke kehidupan normal kembali," ungkap Riri Damayanti.


Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini juga menjelaskan, pandemi ini juga telah berdampak terhadap ketahanan keluarga Indonesia. Tentu perlu terobosan kebijakan yang tepat dapat mencegah keluarga Indonesia berada dalam situasi krisis sekaligus memastikan ketahanan keluarga tetap tangguh.

"Kita berharap pandemi tidak berlangsung lama sehingga aktivitas ekonomi dan sektor kehidupan lainnya berangsur pulih dalam situasi kenormalan baru, hingga ditemukannya vaksin," kata Riri Damayanti.

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini mengatakan, perlu ada rancangan kebijakan hingga akhir 2020, yang berguna ketahanan pangan keluarga di tahun yang akan datang.

"Saat ini, kebijakan pemerintah untuk menambah waktu penyaluran bansos selama pandemi sudah tepat, mengurangi risiko penurunan keta­hanan keluarga untuk dimensi ketahanan fisik dan ekonomi," demikian Riri Damayanti.

Harganas sendiri, sebagaimana dikutip dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), diperingati dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan.  Maka, ada yang mendefinisikan bahwa Hari Keluarga tidak hanya untuk keluarga; tetapi hari yang dirayakan untuk berbagai komunitas termasuk bisnis dan kelompok masyarakat tertentu. [**]

No comments