New Normal Sekolah Harus Penuhi Syarat Protokol Kesehatan


SunfloWords.com - Grafik rakyat Indonesia yang terinfeksi Virus Corona masih terus meningkat sehingga tetap menimbulkan kecemasan bagi dunia pendidikan.

Masih sulitnya merubah kesadaran akan pentingnya pola kehidupan baru bagi anak-anak dan remaja membuat pemerintah masih menerapkan model pembelajaran jarak jauh bagi seluruh jenjang pendidikan hingga tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai pada pekan ketiga Juli 2021.

Anggota DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief menuturkan, bila pola pembelajaran jarak jauh terlalu lama diterapkan tentu akan melahirkan masalah baru bagi dunia pendidikan di Indonesia.

"Harus segera ada solusi. Karena di pelosok-pelosok yang teknologinya belum secanggih masyarakat kota, hak pendidikan anak-anak terlantar. Saya percaya setiap orang tua tidak menginginkan sekolah anak-anaknya terbengkalai," kata Riri Damayanti, Rabu (10/6/2020).

Alumni Psikologi Universitas Indonesia ini memaparkan, usaha untuk membentuk watak dan karakter anak yang berkualitas akan terasa sulit bila dilakukan tanpa proses interaksi langsung antara siswa sebagai pelajar dan guru sebagai pendidik.

"Tatap muka ini yang nggak bisa diperankan oleh teknologi. Anak-anak butuh contoh, butuh teladan. Ini cuma bisa didapat pas gurunya ada di depan mereka," ungkap Riri Damayanti.

Pun demikian, Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini menjelaskan, bukan berarti kebijakan belajar di rumah harus dihentikan dan setiap pelajar atau mahasiswa dapat kembali ke sekolah atau universitas.

"Intinya harus ada formula yang bagus bagaimana pelajar dan mahasiswa bisa belajar dengan baik, tapi dengan kesehatan yang terjamin. Ingat, masa depan kita ada di pundak generasi pelajar sekarang," papar Riri Damayanti.

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana BKKBN Provinsi Bengkulu ini menambahkan, pemerintah daerah yang mulai kembali menetapkan kebijakan kembali ke sekolah atau pembelajaran tatap muka harus benar-benar berhati-hati.

"Penuhi syarat-syarat protokol kesehatan mulai dari anak-anak berangkat ke sekolah sampai kembali pulang ke rumah. Hilangkan kecemasan orang tua yang saat ini banyak saya dengar enggan menyekolahkan anaknya sementara pandemi belum terkendali. Ini sangat penting sekali menjadi perhatian bersama," demikian Riri Damayanti. [**]

No comments