Senator: Dorong Kemajuan Pertanian di Bengkulu


SunfloWords.com
- Mitra Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Kementerian Pertanian (Kementan) mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp 21,84 triliun untuk tahun 2021 atau meningkat 50 persen dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp14,06 triliun.

Anggota Komite II DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief menilai, peningkatan anggaran yang signifikan tersebut harus terdistribusi secara adil dengan memprioritaskan pengembangan pertanian di daerah yang membutuhkan perhatian lebih untuk keluar dari kemiskinan dan ketertinggalan.

"Sektor pertanian adalah andalan masyarakat di Bengkulu. Saya yakin setiap daerah telah mengirimkan proposal kepada Kementan untuk diakomodir untuk kemajuan pertanian Bengkulu. Saya berharap Kementan tidak ragu-ragu untuk mendorong pertanian di Bengkulu semakin baik," kata Riri Damayanti.

Alumni Magister Manajemen Universitas Bengkulu ini menjelaskan, mendorong kemajuan pertanian Bengkulu sama artinya dengan mendorong pertumbuhan ekonomi Bumi Rafflesia dengan lebih cepat.

"Populasi petani di Bengkulu hampir seperempat dari jumlah seluruh penduduk. Semakin banyak petani mendapatkan stimulan dari pemerintah, semakin besar peluang petani dapat untung. Semakin besar keuntungan petani, dampaknya untuk daerah juga besar," sampai Riri Damayanti.

Diantara yang diperlukan oleh para petani, Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu itu melanjutkan, terutama pada pembangunan akses transportasi usaha tani, serta meningkatkan hasil pertanian dan perkebunan. 

"Jalan sentra produksi petani yang rusak tolong diperbaiki, yang masih tanah tolong dibangun. Kalau lihat kondisinya di lapangan cukup miris. Seperti jalan penghubung Desa Padang Capo Ilir dan Desa Padang Capo Ulu ke Desa Padang Capo sepanjang sekitar 28 kilometer itu kata warganya belum lama ini belum disentuh pembangunan selama dua puluh tahun terakhir," papar Riri Damayanti.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini menambahkan, di sisi lain, petani Bengkulu juga sangat membutuhkan akses modal agar harga komoditas pertanian tidak dipermainkan para tengkulak.

"Perbanyak bantuan bibit, pupuk, ternak dan alat-alat pertanian yang canggih. Kalau bisa setiap desa dapat. Selama pemerintah daerah memenuhi syarat pengajuan bantuannya, saya yakin semua aspirasi ini akan diakomodir Kementan," demikian Riri Damayanti.

Data terhimpun, diperbesarnya anggaran Kementan disusun dengan fokus pengembangan komoditas utama/unggulan di tahun 2021 dengan dasar rencana kerja pada upaya mendukung ketahanan pangan, mendukung ketersediaan bahan baku industri serta mendukung ekspor.

Program tersebut akan diturunkan dalam bentuk pengelolaan air irigasi, perluasan dan perlindungan lahan pertanian, penyediaan benih sumber dan benih sembar, memfasilitasi penyuluhan pertanian, fasilitasi pembiayaan pertanian, penyiapan sarana dan prasarana pertanian, seperti alsintan prapanen, alsintan pascapanen, pengolahan pascapanen, pembangunan nursery perkebunan dan lainnya. [**]

No comments