Keuntungan dan Kerugian Bekerja dari Jarak Jauh (Remote Work/Work From Home)


Dengan kemajuan signifikan dalam panggilan video (video call) dan berbagi file selama beberapa tahun terakhir, bekerja dari jarak jauh semakin menjadi kenyataan yang diperuntukkan bukan hanya untuk freelancer — dengan menekan beberapa tombol, kamu dapat mengobrol sambil bertatap muka dengan rekan kerja di belahan dunia lain atau bekerja dalam waktu nyata via online.


Bekerja dari Jarak Jauh (Remote Work)


Kerja jarak jauh adalah pengaturan kerja di mana karyawan tidak perlu melakukan perjalanan ke kantor terpusat — sebagai gantinya, pekerja jarak jauh dapat bekerja dari mana saja dengan koneksi internet.

Beberapa perusahaan yang menerapkan bekerja dari jarak jauh mengizinkan jadwal yang fleksibel, sementara yang lain mengharapkan karyawan berada di depan komputer mereka selama jam kerja standar. Banyak kantor memiliki pengaturan kerja jarak jauh paruh waktu, di mana karyawan datang ke kantor pada hari-hari yang ditentukan dan bebas untuk bekerja dari jarak jauh sepanjang waktu. Kerja jarak jauh juga disebut telecommuting, teleworking, atau bekerja dari rumah (work from home).

Apa Keuntungan Bekerja dari Jarak Jauh?


Bekerja dari jarak jauh memiliki sejumlah keuntungan:

1. Menghemat waktu perjalanan

Banyak karyawan di tempat menghabiskan hingga dua jam sehari bepergian ke dan dari tempat kerja, memperpanjang suasana hari kerja mereka tanpa dibayar untuk waktu mereka di jalan. Dengan kerja jarak jauh, perjalanan kamu menyusut menjadi jumlah waktu yang kamu perlukan untuk masuk ke kantor rumah atau ke kafe di ujung jalan. Ini memberi lebih banyak kendali atas waktumu.

2. Akses ke lebih banyak pekerjaan

Calon karyawan sering kali memilih pekerjaan berdasarkan kedekatan mereka dengan lokasi. Bekerja dari jarak jauh berarti kamu dapat melamar pekerjaan di kota lain atau bahkan negara lain (selama kamu dapat mengatasi perbedaan zona waktu) tanpa harus pindah atau mengalami perjalanan panjang.

3. Kontrol lingkungan kerja

Saat bekerja dari jarak jauh, kamu memiliki kendali penuh atas tempat bekerja (asalkan memiliki koneksi Wi-Fi). Baik kamu memilih untuk menyiapkan komputer di kantor rumah, kedai kopi favorit, atau ruang kerja bersama yang ditentukan, kamu memiliki kebebasan untuk bekerja di ruang yang nyaman. Kamu bahkan mungkin ingin mencoba kehidupan "digital nomad", di mana kamu berkeliling dunia sambil melakukan pekerjaan jarak jauh.

4. Hemat

Ketika bekerja dari jarak jauh, kamu dapat menghemat uang untuk transportasi (bensin, ongkos bus, dan tiket kereta api), dan kamu dapat tinggal di mana saja daripada harus tinggal cukup dekat untuk bekerja — di mana biaya sewa mungkin lebih tinggi. Selain itu, atasanmu juga menghemat uang dengan tidak harus membayar ruang kantor atau bilik untuk menampung karyawan. Ini membuat lebih banyak uang dibebaskan untuk bonus, acara perusahaan, dan tunjangan.

Apa Kerugian Bekerja dari Jarak Jauh?


Meskipun ini bisa menjadi pilihan yang bagus bagi banyak orang, kerja dari jarak jauh hadir dengan serangkaian tantangan uniknya sendiri:

1. Lebih sulit untuk berkomunikasi

Salah satu manfaat terbesar bekerja di ruang kantor fisik adalah dapat pergi ke meja rekan kerja untuk mengajukan pertanyaan atau mendapatkan klarifikasi tentang suatu proyek — tetapi ketika bekerja dari jarak jauh, jauh lebih sulit untuk berkomunikasi dengan rekan kerja, karena kamu melakukan lebih banyak upaya dengan panggilan telepon, perpesanan, atau konferensi video.

Saat pertama kali mulai bekerja dari rumah, kamu mungkin perlu mengasah keterampilan komunikasi kamu. Cobalah untuk tetap berhubungan dekat dengan anggota tim kamu dan pertahankan jalur komunikasi terbuka; check-in rutin dengan bantuan obrolan video untuk memastikan semua orang memiliki pemahaman yang sama.

2. Mungkin ada lebih banyak gangguan

Manajemen waktu yang efektif dapat menjadi jauh lebih menantang jika kamu tidak berada di lingkungan kerja fisik, karena ada banyak gangguan dan kebisingan latar belakang yang berbeda untuk karyawan jarak jauh — dari Facebook hingga anggota keluarga.

3. Tidak ada batasan yang jelas antara kantor dan rumah

Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, tetapi pekerjaan jarak jauh dapat menyulitkan untuk membangun keseimbangan kehidupan kerja yang sehat. Saat kamu meninggalkan lingkungan kantor fisik di penghujung hari, otak kamu mendapatkan sinyal otomatis bahwa kamu tidak lagi bekerja, jadi jauh lebih mudah untuk berfokus pada kehidupan pribadi.

Namun saat kamu bekerja di rumah, mudah untuk mulai merasa seperti kamu selalu di tempat kerja — dan kamu mungkin mulai memperhatikan dirimu membalas email atau memikirkan proyek kerja hingga larut malam. Buat jadwal yang konsisten, dengan waktu mulai dan akhir yang jelas untuk hari kerjamu.

4. Sulit untuk mengembangkan hubungan dengan rekan kerja

Saat berada di lingkungan kantor, tidak semua hari dihabiskan dengan membungkuk di depan komputer; ada banyak kesempatan untuk mengobrol dengan karyawan kantor lainnya dan beristirahat, baik itu akan makan siang atau berbicara sambil minum air dingin.

Saat kamu melakukan pekerjaan dari rumah, ada lebih sedikit peluang yang jelas untuk terlibat dalam sedikit interaksi sosial, yang dapat mulai membuat kamu merasa terisolasi. Luangkan waktu dengan rekan kerja — melalui konferensi video, panggilan telepon, atau program obrolan — untuk membicarakan hal-hal yang tidak berhubungan langsung dengan pekerjaan.

Nah, itulah keuntungan dan kerugian bekerja dari jarak jauh. Apakah kantormu menerapkan remote work? Yuk, bagikan pengalamanmu di kolom komentar.

 

sumber: www.masterclass.com

No comments

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia